Selebgram Teyeng Wakatobi Minta Maaf Atas Konten Provokatif Tewasnya Bos Rental Mobil di Pati

Selebgram Teyeng Wakatobi Minta Maaf Atas Konten Provokatif Tewasnya Bos Rental Mobil di Pati

Infografis | sindonews | Senin, 17 Juni 2024 - 11:17
share

Selebgram asal Pati, Bagas Kurniawan, yang dikenal dengan nama Teyeng Wakatobi, akhirnya meminta maaf setelah kontennya yang provokatif mengenai kasus penganiayaan dan kematian bos rental mobil di Pati viral dan memicu kemarahan netizen.

Permintaan maaf ini disampaikan Teyeng melalui video yang diunggahnya di media sosial pada Minggu (16/6/2024). Dalam video tersebut, Teyeng menyatakan penyesalannya dan meminta maaf kepada semua pihak yang merasa tersakiti oleh kontennya.

"Saya Teyeng Wakatobi dengan ini meminta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh warga Indonesia dan juga warga Sukolilo. Tidak lupa dengan semua rekan-rekan rental mobil se-Jawa Tengah dan se-Indonesia Raya atas perbuatan konten saya kemarin yang telah membuat ramai dan gaduh di media sosial," ujar Teyeng.

Sebelumnya, Teyeng membuat konten yang dianggap provokatif terkait kasus tragis tewasnya Burhanis (52), seorang bos rental mobil asal Jakarta, dihakimi massa saat mencoba mengambil kembali mobilnya yang tidak dikembalikan oleh penyewa.

Dalam kontennya, Teyeng menyatakan agar tidak main-main dengan Sukolilo Pati, yang kemudian memicu reaksi keras dari netizen. "Kita kasih paham buat orang yang kurang paham, kita hajar buat orang yang kurang ajar. Sukolilo bos, jangan main-main di sini," ucap Teyeng dalam video tersebut.

Kemarahan publik semakin memuncak, banyak netizen yang mendesak polisi untuk menangkap Teyeng dan memaksanya meminta maaf atas tindakan tidak sensitifnya. Tekanan dari masyarakat akhirnya membuat Teyeng Wakatobi merilis video klarifikasi dan permintaan maaf.

Teyeng juga diperiksa Polda Jawa Tengah terkait kasus tewasnya Burhanis. Kabidhumas Polda Jawa Tengah Jawa Tengah Kombes Stefanus Satake Bayu mengatakan, Teyeng meminta maaf ke penyidik saat diperiksa.

"Minta maaf di Polresta karena abis diperiksa yang bersangkutan minta maaf," ungkap Stefanus.

Topik Menarik