Rebecca Klopper Jawab Rumor Ditinggal Sahabat: Tak Semua Orang Caper
JAKARTA - Aktris Rebecca Klopper menanggapi tudingan netizen yang menyebut dirinya ditinggalkan teman hanya karena didampingi kuasa hukum saat menyambangi Bareskrim Polri, pada 7 Oktober 2026.
Lewat Insta Story pada 8 Oktober 2026, Rebecca mengunggah sederet tangkapan layar chat WhatsApp teman-temannya, dari Syifa Hadju, Jennifer Coppen, hingga Nurul Azizah. Dalam chat itu, mereka bertanya kondisi sang aktris.
Rebecca Klopper kemudian menjelaskan alasannya datang ke Bareskrim Polri, tanpa ditemani para sahabatnya. "Kebiasaan burukku adalah aku tak suka meminta tolong pada siapapun," ujarnya dalam unggahan itu.
Hal itu dilakukan Rebecca karena merasa memiliki kuasa hukum yang mumpuni untuk mengurusi kasus hukumnya. Selain itu, dia juga memiliki orang-orang dekat yang selalu setia mendukungnya.
Dude Harlino-Alyssa Soebandono Dipanggil Jadi Saksi Sidang Kasus PT DSI di PN Depok Hari Ini
Karena itu, Rebecca Klopper sangat menyayangkan ketika ada netizen yang berspekulasi liar tentang dirinya. "Amit-amit deh orang-orang yang asbun. Semoga kalian menemukan kedamaian dalam diri kalian. Enggak semua orang suka attention ya," tuturnya.
Lebih jauh aktris 24 tahun tersebut meminta publik untuk tidak menyebarkan opini jelek tentang orang-orang terdekatnya. Dengan masalah yang dilewatinya, Rebecca memastikan, sudah memfilter orang-orang yang masih setia bersamanya.
Lebih lanjut, sang aktris mengatakan, "Aku tahu siapa yang ada sama aku di titik terendah dan siapa yang tetap stay. Aku meminta mereka untuk tak memberi pembelaan karena aku memang tak suka cari perhatian."
Rebecca Copper mengaku, teman-temannya sangat marah mengetahui warganet menuding mereka tak perhatian saat dirinya berada dalam masalah. Namun mereka juga menghormati permintaan sang aktris yang meminta untuk tak dibela di media sosial.
"Teman-temanku sudah seperti keluarga kedua bagiku. Kalian menyakiti mereka berarti kalian juga menyakiti aku. Maaci doa-doa baiknya di DM. Aku baik-baik saja. Namaste," tutur sang aktris menambahkan.
Dugaan Rebecca Klopper ditinggalkan teman-temannya mencuat saat sang aktris terlihat mendatangi Bareskrim Polri tanpa ditemani para sahabat, pada 7 Oktober 2026. Tujuannya, untuk berkonsultasi dan mengklarifikasi kasus penyebaran video syur yang pernah menimpanya pada 2023.
Sandy Arifin, kuasa hukum Rebecca mengapresiasi kinerja pihak kepolisian dalam mengusut tuntas laporan pelanggaran UU ITE yang dibuat kliennya. Akibat kasus penyebaran video syur tersebut, pelaku bernama Bayu Firlen dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun dan denda senilai Rp1 miliar, pada 18 Januari 2024.*





