Vanessa Zee dan Rony Parulian Bicara tentang Perpisahan dalam Single Takkan Terulang
JAKARTA - Vanessa Zee menggaet Rony Parulian dalam single Takkan Terulang yang dirilis pada 20 April 2026. Lagu yang menghadirkan perjalanan emosional tentang perpisahan melalui empat fase yang terasa dekat dan realistis.
Fase itu dimulai dengan tahap questioning di mana seseorang mempertanyakan apakah hubungan yang dijalani masih sehat dan layak untuk dipertahankan. Lalu berlanjut ke fase withdrawal di mana orang tersebut mencoba menjalani hari tanpa kehadiran sang mantan, meski rasa rindu masih begitu kuat.
Memasuki fase relapse muncul dorongan untuk kembali menghubungi, seolah ingin mengulang kembali masa yang telah lewat. Hingga akhirnya orang itu tiba di fase acceptance, tahap di mana orang itu mulai menerima kenyataan bahwa hubungannya harus dilepaskan.
Kolaborasi Vanessa Zee dan Ronny Parulian memang cukup unik. Selain perbedaan genre musik, warna vokal keduanya juga cukup berbeda. Vanessa dikenal sebagai penyanyi indie-pop dengan karakter vokal lembut dan feminin. Sementara Rony, memiliki warna vokal lebih rough dan kuat.
Kolaborasi ini berawal dari kekaguman Vanessa terhadap karakter vokal Rony. Dia bahkan sempat memviralkan salah satu lagu milik penyanyi jebolan Indonesian Idol tersebut lewat penampilan live-nya.
Hal itulah yang kemudian membuka jalan bagi Vanessa Zee bisa mewujudkan impiannya berkolaborasi dengan Rony Parulian. Penggarapan single Takkan Terulang melibatkan Lafa Pratomo selaku produser. Ini merupakan proyek kedua bagi Rony dan Lafa.
Sebelumnya, mereka berkolaborasi dalam lagu Tak Ada Ujungnya. Sementara itu, Mohammed Kamga terlibat sebagai vocal director. Dia adalah orang yang bertanggung jawab terhadap perpaduan karakter vokal keduanya yang begitu manis dan harmonis.
Kini, lagu Takkan Terulang dari Vanessa Zee dan Rony Parulian bisa didengar di semua digital platform.*







