Nana Mirdad Buka Suara soal Tuduhan Ogah Bayar Paylater, Ungkap Teror dari Debt Collector

Nana Mirdad Buka Suara soal Tuduhan Ogah Bayar Paylater, Ungkap Teror dari Debt Collector

Seleb | sindonews | Rabu, 7 Mei 2025 - 08:20
share

Nama aktris Nana Mirdad tengah ramai diperbincangkan warganet setelah muncul tudingan bahwa dirinya mangkir dari kewajiban membayar cicilan pinjaman daring alias paylater. Tudingan tersebut bahkan dibarengi dengan teror tagihan yang dilayangkan oleh pihak ketiga atau debt collector.

Menanggapi polemik tersebut, Nana Mirdad akhirnya angkat bicara melalui akun Instagram Story miliknya. Ia mengaku sebenarnya enggan membahas masalah ini di ruang publik.

Namun, istri Andrew White itu merasa perlu memberikan klarifikasi karena dirugikan oleh tuduhan sepihak yang menyebar luas di media sosial.

"Aku rasa nggak semua orang aware sama yang namanya pemakaian third party (pihak ketiga) ketika ditawarkan oleh aplikasi yang sudah di download sekian lama dan terpercaya," tulis Nana dikutip dari Instagram @nanamirdad_, Rabu (7/5/2024).

 

Foto/Instagram @nanamirdad_

Jadi begitu ditawarkan metode baru dan keliatan memudahkan, yakin banyak orang yang iya-iya saja. Ini yang terjadi di aku kemarin," sambungnya.

Nana menjelaskan bahwa awalnya sistem penagihan masih ditangani langsung oleh pihak aplikasi. Namun belakangan didelegasikan ke pihak ketiga.

Perubahan ini lah yang menurutnya berdampak besar pada proses penagihan. Termasuk tingginya bunga serta pendekatan yang kurang bersahabat dari debt collector.

"Kaget itu wajar, apalagi setelah mendapat perlakuan yang kurang baik dari DC-nya (debt collector). Akhirnya aku baru tahu kalau awal-awal baik-baik, karena masih aplikasinya yang handle. Sekarang sudah di handle thrid party, jadi penanganan berbeda. Bunga pun meningkat drastis," jelasnya.

"Ini kebohongan banget, berarti nggak baca baik-baik semua story-ku, tapi udah melihat ini sebagai kesempatan untuk dijadiin viral aja," tambahnya.

Putri artis senior Jamal Mirdad dan Lydia Kandou ini menampik keras tuduhan yang menyebut dirinya tidak mau membayar.

Menurut kakak Naysila Mirdad itu, keterlambatan memang terjadi karena faktor lupa. Namun seluruh kewajiban sudah dilunasi, termasuk bunga keterlambatan sebesar Rp50 per hari.

"Yang aku komplain adalah sistemnya. Udah dibayar di pagi hari (memang telat H+1 tapi jam 08.00 pagi sudah terbayarkan. Namanya manusia ada lupanya, dan bunga Rp50 per harinya ikut dibayar kok)," ujarnya.

Lebih lanjut, artis 40 tahun ini menyayangkan pihak penagih yang justru menjadikan keluhannya sebagai bahan untuk menyerangnya di dunia maya.

Ia juga menilai tuduhan tersebut keliru dan hanya bertujuan untuk memviralkan kasus secara sepihak tanpa memahami konteks yang sebenarnya.

"Nah, tapi teror tetap terjadi sampai kam 17.00 sore. Ini berarti aku yang menolak bayar apa memang sitem mereka perlu di update supaya customer nggak terganggu dan tidak merusak credit record kita ke SLIK?" ucapnya.

"Ada perbedaan antara menolak bayar dengan pembayaran terlewat. Ini jatohnya tuduhan yang asal ucap aja," tandasnya.

Topik Menarik