Pantun Hasto untuk Sandiaga Uno: Bacawapres Ganjar yang Menarik Hati

Pantun Hasto untuk Sandiaga Uno: Bacawapres Ganjar yang Menarik Hati

Seleb | BuddyKu | Sabtu, 30 September 2023 - 13:54
share

JAKARTA - Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto memberikan pandangan berharga tentang pemikiran pembebasan ala Indonesia yang terinspirasi oleh Bung Karno saat menghadiri bedah buku berjudul "Merahnya Ajaran Bung Karno: Narasi Pembebasan Ala Indonesia" hasil tulisan Airlangga Pribadi Kusman,di Aula Jenggala, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Hasto memberikan sebuah suguhan yang begitu memikat hati para hadirin. Tak hanya berdiskusi yang berbobot, melainkan juga menyajikan sebuah pantun yang mengundang gelak tawa.

Pantun yang dibawakan Hasto Kristiyanto tersebut berbunyi:

"Mas Sandiaga Uno ini pintar sekali,

Bangun Indonesia maju dan berdikari,

Kesadaran ideologisnya semakin tinggi,

Salah satu bacawapres Ganjar yang menarik hati."

Pantun tersebut mencerminkan dukungan Hasto Kristiyanto terhadap sosok Sandiaga Uno yang dikenal sebagai sosok yang cerdas dan berdedikasi untuk memajukan Indonesia.

Saat ini kata Hasto adalah waktu yang tepat untuk menghadapi perubahan zaman, dan ia merasa perlu mengingatkan bahwa pengusaha sukses seperti Sandiaga Uno juga dapat berbicara tentang gagasan pembebasan ala Bung Karno.

"Mas Sandi inikan pengusaha sukses, pengusaha sukses tiba-tiba berbicara tentang gagasan pembebasan Bung Karno berdasarkan falsafah," kata Hasto, beberapa waktu lalu.

"Pak Sandiaga Uno saya lihat, dengan kemampuannya bergerak cepat melalui ekonomi kreatif, membuka suatu harapan bagi kita bagi kaum muda Indonesia untuk bergerak dalam menciptakan setiap ruang-ruang kehidupan menjadi suatu nilai tambah yang memberikan manfaat bagi banyak orang," lanjut Hasto.

Sementara itu, Sandiaga Uno menyatakan dengan senang hati dia mengikuti bedah buku ini. Ia menyampaikan pentingnya melestarikan pemikiran Bung Karno dalam upaya membangun bangsa.

Sandiaga menekankan pentingnya gotong royong dan jati diri bangsa, yang merupakan konsep yang diyakini oleh Bung Karno.

Sementara itu, pembedah buku, Fachry Ali, menyatakan bahwa buku ini merupakan hasil studi yang diarahkan langsung kepada tulisan-tulisan Bung Karno.

"Buku ini adalah hasil studi yang diarahkan langsung kepada tulisan-tulisan Bung Karno. Ini saya perlu katakan disini, Bung Sandi sengaja mengundang kaum muda untuk mengetahui bukan hanya pikiran Bung Karno, tetapi aktivitas akademik yang dilakukan secara berdarah-darah untuk menyusun buku ini," ujar Fachry.

Topik Menarik