Ini Sosok Idaman Capres dan Cawapres dari Kalangan Pengusaha

Ini Sosok Idaman Capres dan Cawapres dari Kalangan Pengusaha

Seleb | BuddyKu | Senin, 28 Agustus 2023 - 20:54
share

JAKARTA, iNews.id - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) memiliki sosok idaman Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres). Bagi mereka, sosok yang paham ekonomi adalah idamannya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Apindo, Sarman Simanjorang saat mendapatkan pertanyaan dari moderator dalam acara diskusi berjudul \'Kalkulasi Pasangan Capres Cawapres Harapan Pengusaha\' di Jakarta Selatan, Senin (28/8/2023).

Jadi apakah hanya capres cawapres yang paham ekonomi yang akan dipilih oleh pengusaha? Saya yakin pengusaha itu akan lebih yakin iya, kata Sarman.

Ia juga mengatakan bahwa pengusaha menginginkan minimal capres atau cawapres yang ikut dalam kontestasi pemilu nanti memiliki latar belakang entrepreneur. Menurut KBBI, entrepreneur adalah seseorang yang memiliki bakat dan pandai dalam mengenali produk baru, memasaknya, serta mengatur permodalan operasinya.

Katakan kalau saat ini kita lihat ada tiga capres yang bukan latar belakang entrepreneur. Nah, kita harapkan nanti minimal pendampingnya adalah entrepreneur, katanya.

Saat ini kan ada pak Sandi (Menparekraf), ada pak Erick (Menteri BUMN), Ketum Kadin juga masuk, atau mungkin ada pengusaha-pengusaha yang lain. Jadi saya yakin kalau nanti ada pasangan yang ada unsur entrepreneurnya, saya lebih yakin pengusaha akan lebih cenderung (memilih), tutur dia.

Sebab, kata Sarman, ketika Jusuf Kalla yang berlatar belakang sebagai wirausahawan yang menjabat sebagai Wakil Presiden Joko Widodo periode 2014-2019, para pengusaha mendapatkan bagaimana periode tersebut pemerintah sangat responsif terhadap pengusaha.

Terlebih lagi presiden Jokowi yang juga sebagai wirausahawan. Kata Sarman, beliau sangat mengerti psikologi para pengusaha.

Misalnya puluhan tahun masalah dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok tidak selesai. Kemudian dua kali beliau ke sana melihat langsung. Jadi bukan hanya bicara instruksi, ditinjau langsung dua kali, katanya.

Kemudian dari sisi perizinan, Sarman mengatakan bahwa dengan adanya Undang-Undang Cipta Kerja merupakan salah satu bentuk keberpihakan terhadap pengusaha.

Lalu, pengusaha juga akan lebih memilih Capres dan Cawapres yang akan melanjutkan apa yang sudah dimulai saat ini. Dibandingkan dengan adanya jargon perubahan lebih baik melanjutkan apa yang sudah ada saat ini.

Perubahan untuk keberlanjutan atau perubahan dari 0? Kalau dari 0, kapan kita sampai ke finish? Kalau semua dimulai dari 0, katanya.

Topik Menarik