Gerindra Tegaskan Tak Ada Politik Adu Domba di Balik Dukungan Budiman ke Prabowo

Gerindra Tegaskan Tak Ada Politik Adu Domba di Balik Dukungan Budiman ke Prabowo

Seleb | BuddyKu | Rabu, 23 Agustus 2023 - 18:48
share

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Mochamad Iriawan membantah tudingan yang menyebut kubu bakal capres Prabowo Subianto melakukan politik adu domba menyusul dukungan politisi PDIP Budiman Sudjatmiko kepada Prabowo pada Pilpres 2024.

Iriawan menyatakan bahwa dukungan Budiman Sudjatmiko kepada Prabowo hingga membentuk kelompok relawan Prabowo Budiman Bersatu (Prabu) adalah murni keinginan sendiri.

"Saya sangat keberatan dengan adanya pernyataan bahwa kubu Prabowo melakukan devide et impera atau berpolitik adu domba pasca Budiman Sudjatmiko mendukung Prabowo melalui deklarasi Prabu di Semarang pada hari Jumat lalu. Saya hadir di sana sebagai saksi, tidak ada namanya praktek adu domba seperti yang ramai dibicarakan akhir-akhir ini," kata Iriawan dalam keterangannya, Rabu (23/8/2023).

"Pak Budiman Sudjatmiko dengan kerelaan hatinya mendukung Pak Prabowo, setelah beliau membaca buku Paradoks Indonesia yang ditulis sendiri oleh Pak Prabowo. Itu pernyataan dia (Budiman) sendiri saat mendeklarasikan Prabu di Semarang, jadi tidak ada itu yang namanya kita kubu Prabowo melakukan politik adu domba," tegasnya.

Karenanya, pria yang akrab disapa Iwan Bule itu mengatakan bahwa pernyataan yang menuding kubu Prabowo melakukan politik adu domba, tidak seharusnya dilontarkan.

"Saya pikir masyarakat Indonesia sudah memahami, justru munculnya pernyataan ini malah bisa menimbulkan narasi negatif di masyarakat. Pak Prabowo punya nilai positif, yang membuat Pak Budiman Sujatmiko memilih mendukung beliau. Apalagi sebelumnya sudah banyak buku yang bercerita soal Pak Prabowo," terangnya.

Meski ada penyataan politik adu domba yang dialamatkan kepada kubu Prabowo, Iwan Bule mengingatkan segenap pendukung Prabowo untuk tidak menyerang lawan politik, tidak melakukan kampanye negatif atau menjelek-jelekkan calon lainnya.

"Tidak ada yang mengadu domba di sini. Saya minta para pendukung Prabowo untuk tidak melakukan kampanye negatif, jangan menyerang dan jangan menjelek-jelekkan calon lainnya. Mari, di Pilpres 2024 ini kedepankan adu gagasan, adu ide, adu visi dan misi untuk melanjutkan kepemimpinan Pak Jokowi yang sudah baik," tuturnya.

"Mungkin, dari level gagasan ini, Pak Budiman melihat Pak Prabowo sangat baik, realistis dan lebih menjanjikan. Jika begitu, mari berikan narasi yang positif, membuat gagasan yang lebih baik lagi pasca kepemimpinan Pak Jokowi," pungkas Iwan Bule.

Topik Menarik