Review Film: Talk To Me, Brutal dan Menegangkan Meski Tanpa Jumpscare

Review Film: Talk To Me, Brutal dan Menegangkan Meski Tanpa Jumpscare

Seleb | BuddyKu | Selasa, 22 Agustus 2023 - 18:56
share

Sudah membuat heboh sejak pemutaran perdana di ajang Adelaide Film Festival 2022 lalu, film Talk To Me karya sutradara Danny dan Michael Philippou makin mendapat perhatian publik ketika tayang perdana secara global di Sundance Film Festival2023 .

Dan setelah dinanti, akhirnya film horor ini siap tayang di Indonesia pada tanggal 23 Agustus 2023. Dibawa oleh A24 sebagai pemegang lisensi distribusi film, Talk To Me akan menambah koleksi deretan film Horor A24 lainnya yang dikenal punya cerita yang fresh , unik, dan kesan disturbing- in a good way. Lalu, seberapa menyeramkan film horor ini?

Sinopsis film

Review film talk to me

Kisah Talk To Me bercerita tentang Mia (Sophie Wilde), yang masih berada dalam fase berduka sejak ditinggal sang ibu. Ingin mengurangi rasa kesedihan yang dialami, Mia mengajak sahabatnya Jade (Alexandra Jensen ), dan adik Jade, Riley (Joe Bird) untuk datang ke pesta yang diadakan Hayley (Zoe Terakes).

Hal menarik dari pesta Hayley adalah sesi pemanggilan arwah menggunakan media tangan, kegiatan ini menarik perhatian Mia, dan ia ingin melihat sesi ini secara langsung.

review film talk to me

Dalam film Talk To Me proses memanggil arwah mengharuskan orang yang siap dirasuki untuk duduk dan mengikat tubuhnya pada kursi. Kemudian lilin dinyalakan, dan orang yang terikat akan menggenggam patung tangan sambil mengucapkan "Talk to Me", yang dilanjutkan dengan berkata "I\'ll let you in" sebagai tanda memperbolehkan roh untuk merasuki tubuh.

Setelah 90 detik merasakan sensasi kesurupan, Hayley yang berjaga dan menghitung waktu, akan mematikan lilin untuk mengeluarkan roh dari tubuh yang dirasuki.

review film talk to me

Pengalaman itu pula yang dirasakan oleh Mia, dan teman-temannya. Alih-alih menyeramkan, sesi pemanggilan arwah malah jadi ajang mendapatkan sensasi \' high \' sekaligus hiburan, mengingat yang dirasuki bisa melakukan berbagai hal tak terduga. Namun, aktivitas ini mengubah hidup Mia, saat Riley dirasuki oleh roh ibu Mia.

Pasca arwah sang ibu masuk ke tubuh Riley, Mia jadi dapat melihat hingga berkomunikasi dengan roh. Bisikan roh sang ibu membawa mia pada fakta baru tentang kepergian ibunya, dan membuat Mia harus memilih mana yang mesti ia percaya, bisikan arwah yang memberi petunjuk, atau manusia?

Tanpa jumpscare Talk To Me mampu menebar teror lewat alur cerita review film talk to me

Sejak opening scene film Talk To Me sudah menampilkan adegan yang menjanjikan kebrutalan dalam kisahnya. Benar saja, adegan pembuka seakan jadi pintu masuk sebelum merasakan sensasi ketegangan yang dibuat naik-turun dari perjalanan Mia menghadapi rasa sedih, kesendirian, dan kehilangan orang terdekatnya.

Sedikit bocoran, menurut saya tampilan hantu yang dihadirkan film ini masih cukup nyaman ditonton tanpa harus menutup mata. Selain itu formula jumpscare yang biasa jadi andalan film horor tidak ditemukan dalam film ini.

talk to me Review

Teror dan kengerian dalam Talk To Me hadir dari adegan brutal yang mungkin memberi rasa tidak nyaman, seperti tindakan menyakiti diri sendiri. Selain itu alur cerita tentang usaha Mia mencari rahasia di balik kepergian ibunya yang mendadak kian meningkat hingga akhir kisah, belum lagi konflik lain yang harus menyeret Jade, Riley, dan ayah Mia.

https://www.youtube.com/watch?v=PGo4wfCejsk

Secara keseluruhan film Talk To Me punya cerita yang cukup segar dibandingkan kebanyakan film horor. Meski ada beberapa aspek cerita yang bisa digali lebih dalam, tetapi dua bersaudara Philippou bisa menutup kekurangan tersebut dengan akhir kisah yang apik. Bagi saya Talk To Me adalah tipe film yang menarik untuk didiskusikan setelah ditonton.

Sumber gambar: A24

Topik Menarik