Arema FC Pajang Tulisan 135 di Jersey Terbaru, Arie Kriting: Tragedi Kok Dipakai Buat Bisnis
FAJAR.CO.ID, JAKARTA Klub Arema FC memajang tulisan 135 di jersey terbaru yang akan dikenakan di Liga 1 musim ini. Tulisan tersebut dibuat dengan aksara Jawa.
Dicantumkannya tulisan 135 dimaksudkan untuk mengenang para korban tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 lalu.
Ada tulisan 135 menggunakan aksara Jawa tujuannya untuk mengenang korban Tragedi Kanjuruhan. Kami hanya beri di jersey biru karena waktu tragedi kami pakai jersey home, kata General Manager Arema FC Muhammad Yusrinal Fitriandia dikutip akun Twitter @FaktaSepakbola.
Dirinya menambahkan, tim AremaFC harus berjuang demi para pendukungnya yang tewas dalam tragedi pilu sepakbola Indonesia itu.
Kami harus berjuang untuk para pendukung kami dan jersey ini cukup mewakili keinginan yang kuat untuk meraih hasil yang terbaik, sambungnya.
Merespon hal ini, komika Arie Kriting menilai hal ini tidaklah masuk akal. Menurutnya spirit ratusan korban itu tidak semestinya dibawa para pemain ke lapangan.
Ke*t! Ngapain membawa spirit dari 135 korban untuk pemain di lapangan, tulisnya.
Arie berpendapat seharusnya hal utama yang perlu menjadi perhatian adalah membawa keadilan kepada 135 korban yang saat ini belum menemui titik terang.
Yang utama itu membawa keadilan buat 135 korban yang sampai sekarang belum terlihat sama sekali, sambungnya.
Suami Indah Permatasari itu pun mengecam tindakan tersebut karena menjadikan sebuah tragedi sebagai ladang bisnis.
Tragedi kok dipakai buat bisnis. Isiiinnn (malu), pungkasnya.
Pendapat Arie ini kemudian banyak disetujui oleh pengguna Twitter lainnya.
Ngapain bawa spirit dari 135 korban yg sisa cuma trauma ke 135 kluarga korban, tulis @bmb***.
Gak ada manfaatnya tulisan 135 harus tindakan nyata dari kejadian itu, timpal akun @sri***. (Elva/Fajar).



