Pembagian Syirik Secara Kuantitas dan Kualitas, Kenali agar Tidak Terjerumus

Pembagian Syirik Secara Kuantitas dan Kualitas, Kenali agar Tidak Terjerumus

Seleb | BuddyKu | Rabu, 26 April 2023 - 13:24
share

JAKARTA, celebrities.id - Pembagian syirik secara kuantitas dan kualitas perlu dipahami dari pengertian. Syirik menurut bahasa atau etimologi berasal dari kata syaraka yang artinya penyekutuan atau penyerikatan.

Sementara, menurut istilah syirik adalah menyekutukan Allah dengan sesuatu yang lain dalam bentuk perkataan, pegangan, perbuatan dan \'tiqad sehingga ibadah itu tidak ditujukan kepada Allah SWT.

Perbuatan syirik adalah sikap yang sangat dibenci Allah karena bentuk kezaliman yang besar. Dosa yang disebabkan dari perbuatan syirik termasuk dosa besar yang tidak diampuni oleh Allah, kecuali dengan tobat nasuha.

Allah mengancam orang musyrik dengan neraka dan diharamkan masuk surga. Hal ini tertulis dalam Alquran surat Al-Maidah ayat 72 yang berbunyi:

Artinya: Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. (QS. Al-Maidah: 72)

Dilansir dari berbagai sumber pada Rabu (26/4/2023), celebrities.id telah merangkum pembagian syirik secara kuantitas dan kualitas sebagai berikut.

Pembagian Syirik Secara Kuantitas dan Kualitas

Syirik dibagi menjadi dua secara kuantitas dan kualitas. Adapun syirik secara kuantitas dibagi menjadi tiga yakni:

a. Syirik Rububiyyah

Syirik rububiyyah merupakan syirik yang meyakini bahwa ada kekuatan selain Allah yang bisa menciptakan, memberi rezeki, menghidupkan dan mematikan manusia dan lain-lain. Orang yang berperilaku syirik rububiyyah meminta kepada kuburan, para wali dan para dukun. Seperti dalam firman Allah Surat Al Ankabut ayat 61 yang berbunyi:

Artinya: Dan jika engkau bertanya kepada mereka, Siapakah yang menciptakan langit dan bumi dan menundukkan matahari dan bulan? Pasti mereka akan menjawab, Allah. Maka mengapa mereka bisa dipalingkan (dari kebenaran).

b. Syirik Uluhiyyah

Syirik uluhiyyah merupakan perbuatan menyekutukan Allah dalam ibadah, diantaranya berdoa kepada selain Allah, memohon kepada orang yang sudah mati baik Nabi, wali, kyai, kuburan keramat atau minta rizki atau bentuk ibadah kepada selain Allah. Alquran surat Al-Mu\'minun ayat 117 Allah bersabda:

Artinya: Dan barang siapa menyembah tuhan yang lain selain Allah, padahal tidak ada suatu bukti pun baginya tentang itu, maka perhitungannya hanya pada Tuhannya. Sesungguhnya orang-orang kafir itu tidak akan beruntung.

c. Syirik Ubudiyyah

Syirik ubudiyyah merupakan perbuatan menyekutukan Allah dan meyakini jika ada tuhan selain Allah. Artinya dia menyembah Allah dan tuhan lainnya.

Sedangkan syirik kualitas dibagi menjadi dua jenis yakni:

a. Syirik Besar (Akbar)

Syirik besar merupakan syirik yang tidak akan diampuni oleh Allah dan pelakunya tidak akan masuk surga selamanya. Apabila seseorang meninggal dalam keadaan syirik akbar, maka ia akan kekal di neraka Jahannam. Adapun contoh syirik besar yaitu menyembah tuhan selain Allah seperti menyembah matahari, binatang, manusia hingga makhluk gaib.

b. Syirik Kecil (Asghar)

Syirik ashghar merupakan syirik kecil yang termasuk dosa besar. Apabila pelakunya terus melakukannya dikhawatirkan meninggal dalam kondisi kafir. Dalam Islam syirik ini disebut juga dengan riya. Contoh syirik kecil yaitu melaksanakan ibadah bukan karena Allah, melainkan karena manusia agar dipuji alim.

Topik Menarik