Peduli Pejuang Ibu Kota, Bahana FM Bagikan New Normal Starter Kit ke Pengguna Transjakarta

Seleb | inewsid | Published at Sabtu, 29 Agustus 2020 - 12:47
Peduli Pejuang Ibu Kota, Bahana FM Bagikan New Normal Starter Kit ke Pengguna Transjakarta

JAKARTA, iNews.id - Pertumbuhan jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia semakin bertambah. Hal itu disebabkan banyaknya titik persebaran di berbagai tempat, salah satunya transportasi umum.

Beberapa instansi pun menerapkan aturan bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Namun begitu, tak banyak masyakarat yang masih harus beraktivitas atau bekerja di luar rumah hingga saat ini.

Hal itu yang membuat Radio Bahana yang tergabung dalam Masima Radio Network (MRN) melakukan aktivitas pembagian new normal starter kit. Bersama dengan dua penyiar Radio Bahana yang merupakan personel grup musik Project Pop, Tika Panggabean dan Djoni Permato, Radio Bahana membagi-bagikan masker, hand sanitizer, serta minyak angin gratis di 10 titik halte Transjakarta.

"Ya sebenarnya memang gerakan untuk memakai new normal kit ini sudah lama, tapi memang harus tetap dilakukan untuk mengingatkan warga Jakarta. Karena kita kan didengar oleh warga Jakarta dan sekitarnya. Ingin ikut serta aja mengingatkan warga Jakarta, apalagi pengguna transportasi umum di Jakarta ini," ucap penyanyi yang akrab disapa Udjo kepada iNews.id pada Jumat (28/8/2020).

Kegiatan ini ditujukan sebagai apresiasi terhadap para pejuang nafkah ibu kota yang tetap harus menggunakan transportasi publik di masa pandemi, khususnya bagi pengguna Transjakarta.

Adapun halte yang menjadi titik pembagian new normal starter kit ini adalah Halte Transjakarta Dukuh Atas, Bendungan Hilir, Tosari, Harmoni, Ragunan, Patra, Cawang, Grogol 1, Tendean, hingga Bundaran HI.

"Jadi untuk sementara ini kita memilih ada 10 halte Transjakarta untuk menjadi tempat kita membagikan new normal kit ini. Ya kalau misalnya program ini bisa panjang, mungkin akan lebih banyak lagi tempat yang bisa kita bagi," kata Udjo.

Tak hanya itu, Tika mengatakan bahwa kegiatan ini juga ditujukan untuk membantu pemerintah meminimalisir penularan Covid-19 di transportasi publik, khususnya Transjakarta. Meskipun telah banyak masyarakat yang sadar untuk mulai menggunakan masker, Tika berharap agar masker yang mereka berikan dapat membantu menambah persediaan masker yang dimiliki masyarakat.

"Memang sekarang orang sudah mulai 'ngeh' bahwa kemana-mana mereka harus menggunakan masker. Tapi mungkin masker yang mereka miliki juga belum banyak. Jadi kalau kita bisa nambahin kenapa enggak, dan sebenarnya sama seperti kita, sama-sama pejuang ibu kota dengan profesinya bermacam-macam ini. Kita saling mengingatkan lah untuk tetap patuh pada protokol kesehatan," ucap Tika.

Tika dan Udjo pun berpesan kepada masyarakat yang masih harus tetap berjuang mencari nafkah menggunakan transportasi umum setiap hari untuk dapat terus mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Menurutnya, jika seseorang peduli dengan kesehatannya, hal itu berarti dirinya juga peduli kepada orang-orang di sekitar.

"Ketika harus keluar dari rumah jangan lupa pakai maskernya, bawa hand sanitizernya. Tolong patuhi peraturan-peraturan yang ada di area publik gitu ya. Kalau kita care sama diri sendiri, itu artinya kita care juga sama orang lain," ujar Tika.

"Pokoknya jaga kesehatan ya semuanya," kata Udjo. (Adv)

Artikel Asli