78 Daftar Lagu Nasional Indonesia dan Penciptanya

78 Daftar Lagu Nasional Indonesia dan Penciptanya

Seleb | BuddyKu | Sabtu, 17 Desember 2022 - 14:52
share

JAKARTA, celebrities.id - Daftar lagu nasional Indonesia dan penciptanya sangat penting kita ketahui karena berisi perjuangan dan kehidupan bangsa Indonesia.

Lagu nasional merupakan identitas bangsa dari suatu negara sebagai bentuk nasionalisme dan patriotisme. Lagu ini dinyanyikan untuk membangkitkan semangat dan sebagai pengingat perjuangan pahlawan bangsa.

Dalam lirik lagu nasional mengandung unsur yang dapat membangkitkan semangat. Lagu nasional juga merupakan simbol persatuan dan kebanggaan rakyat Indonesia. Sebagai rakyat Indonesia, wajib bagi kita mengetahui berbagai macam lagu nasional.

Dilansir dari berbagai sumber pada Sabtu (17/12/2022), celebrities.id telah merangkum daftar lagu nasional Indonesia dan penciptanya sebagai berikut.

Daftar Lagu Nasional Indonesia dan Penciptanya

  1. Aku Penerus Pembangunan - Subronto K Atmodjo
  2. Aku Srikandi Indonesia - Subronto K Atmodjo
  3. Andika Bhayangkari - Amir Pasaribu
  4. Api Kemerdekaan - Joko Lelono/Marlene
  5. Bagimu Negeri - R. Kusbini
  6. Bangun Bangsaku - B Sitompul
  7. Bangun Pemudi Pemuda - Alfred Simanjuntak
  8. Bendera Kita - Dirman Sasmokoadi
  9. Bendera Merah Putih - Ibu Soed
  10. Berkibarlah Bendera Negeriku - Gombloh
  11. Berkibarlah Benderaku - Ibu Soed
  12. Bhinneka Tunggal Ika - Binsar Sitompul/A. Thalib
  13. Bungaku - Cornel Simanjuntak
  14. Dari Sabang Sampai Merauke - R. Soerardjo
  15. Demokrasi Kerja - P Wibowo
  16. Desaku - Ibu Soed
  17. Di Bawah Naungan Bendera Pusaka - Burda T
  18. Di Hadapanmu - Pak Tik
  19. Di Timur Matahari - Wage Rudolf (W.R) Soepratman
  20. Dirgahayu Indonesia - Husein Mutahar
  21. Garuda Pancasila - Sudhartono
  22. Gugur Bunga - Ismail Marzuki
  23. Halo, Halo Bandung - Ismail Marzuki
  24. Hamba Menyanyi - R. Sutedjo
  25. Hari Merdeka - Husein Mutahar
  26. Hymne Guru - Sartono
  27. Hymne Guru - Sartono
  28. Hymne Kemerdekaan - Ibu Soed/Wiratmo Sukito
  29. Hymne Kemerdekaan - Ibu Soed/Wiratmo Sukito
  30. Hymne Pramuka - Husein Mutahar
  31. Hymne Pramuka - Husein Mutahar
  32. Hymne Siswa - Husein Mutahar
  33. Hymne Siswa - Husein Mutahar
  34. Ibu Kita Kartini - Wage Rudolf (W.R) Soepratman
  35. Ibu Pertiwi - Ismail Marzuki
  36. Indonesia Bersatulah - Alfred Simanjuntak
  37. Indonesia Jaya - Chaken M
  38. Indonesia Pusaka - Ismail Marzuki
  39. Indonesia Pusaka - Ismail Marzuki
  40. Indonesia Raya - Wage Rudolf (W.R) Soepratman
  41. Indonesia Subur - M. Syafei
  42. Indonesia Tetap Merdeka - Cornel Simanjuntak
  43. Indonesia Tetap Merdeka - Cornel Simanjuntak
  44. Indonesia Tumpah Darahku- Ibu Soed
  45. Indonesia Tumpah Darahku- Ibu Soed
  46. Jembatan Merah - Gesang
  47. Jembatan Merah - Gesang
  48. Karangan Bunga Dari Selatan - Ismail Marzuki
  49. Kebyar Kebyar - Gombloh
  50. Kebyar Kebyar - Gombloh
  51. Ku Pinta Lagi - Cornel Simanjuntak
  52. Ku Pinta Lagi - Cornel Simanjuntak
  53. Maju Indonesia - Cornel Simanjuntak
  54. Maju Tak Gentar - Cornel Simanjuntak
  55. Mars Bambu Runcing - Kamsisi/Daldjono
  56. Mars Harapan Bangsa - Kamsisi/Daldjono
  57. Mars Pancasila - Sudharnoto
  58. Melati di Tapal Batas - Ismail Marzuki
  59. Mengheningkan Cipta - Ismail Marzuki
  60. Mengheningkan Cipta - Truno Prawit
  61. Merah Putih - Gombloh
  62. Merah Putih - Ibu Soed
  63. Nyiur Hijau - Maladi
  64. Pahlawan Merdeka - Wage Rudolf (WR) Soepratman
  65. Pantang Mundur - Titiek Puspa
  66. Rayuan Pulau Kelapa - Ismail Marzuki
  67. Satu Nusa Satu Bangsa - Liberty Manik
  68. Selamat Datang Pahlawan Muda - Ismail Marzuki
  69. Sepasang Mata Bola - Ismail Marzuki/Suto Iskandar
  70. Serumpun Padi - Maladi
  71. Sumpah Kita - AE Wairata
  72. Syukur - Husein Mutahar
  73. Tanah Air Indonesia - E.L Pohan
  74. Tanah Airku - Ibu Soed
  75. Tanah Airku - R. Iskak
  76. Tanah Tumpah Darahku - Cornel Simanjuntak/Sanusi Pane
  77. Teguh Kukuh Berlapis Baja - Cornel Simanjuntak/Usmar Ismail
  78. Terima Kasih Kepada Pahlawanku - Husein Mutahar
Topik Menarik