Loading...
Loading…
Diprediksi Meningkat Pekan Depan, Menkes Minta Semua Pihak Bersiap Hadapi COVID-19

Diprediksi Meningkat Pekan Depan, Menkes Minta Semua Pihak Bersiap Hadapi COVID-19

Powered by BuddyKu
Seleb | Indozone | Sabtu, 26 November 2022 - 09:04

Menteri Kesehatan ( Menkes ) RI, Budi Gunadi Sadikin meminta seluruh pihak untuk bersiap-siap menghadapi prediksi peningkatan kasus COVID-19 yang akan terjadi dalam waktu satu atau dua minggu ke depan.

Kita sudah monitor secara daily (harian), harusnya kalau feeling saya kita akan mencapai puncaknya antara satu atau dua pekan ke depan. Kemungkinan puncaknya itu akan tercapai, kata Menteri Budi dikutip dari Antara.

Budi juga mengatakan kalau pemerintah terus melakukan pemantauan setiap harinya untuk mengamati tren COVID-19 di Indonesia dari seluruh indikatornya.

COVID-19 semakin meningkat sejak ditemukannya varian XBB dan BQ.1 masuk ke Indonesia. Jumlah orang yang terinfeksi semakin banyak dan patut untuk diwaspadai.

virus corona
Ilustrasi virus corona. (FREEPIK)

Karena dua varian baru tersebut, Menkes Budi memperkirakan jumlah kasus yang ditemukan akan mencapai 10.000-15.000 kasus per harinya, dengan keterisian tempat tidur di rumah sakit (BOR) jauh lebih rendah dibandingkan dampak dari varian-varian sebelumnya.

Pemerintah juga menggencarkan sero survey per enam bulan sekali untuk mengetahui titer antibodi milik masyarakat, yang dilakukan bersama FKM-UI.

Melalui sero survey itu, pemerintah dapat mengetahui dalam jangka waktu berapa lama antibodi masyarakat mengalami penurunan dan daerah mana yang perlu segera di booster.

Sero survey juga membuktikan bahwa Indonesia memiliki antibodi yang sangat tinggi, sehingga tidak terlalu terdampak gelombang COVID-19 seperti yang terjadi di negara lain.

Kita punya datanya by name by address sekarang untuk 205 juta dari populasi kita, kita bisa prediksi di daerah mana kita harus memberikan booster, ujarnya.

Budi mengingatkan meski antibodi sudah tinggi dan kasus masih di bawah prediksi monitoring pemerintah, semua pihak harus segera melengkapi dosis vaksinasinya dan tidak mengabaikan situasi saat ini.

Artikel Menarik Lainnya:

Original Source

Topik Menarik

{
{
{
{