Loading...
Loading…
Sejumlah Fakta Es Teh Indonesia, Perusahaan Nagita Slavina yang Somasi Konsumennya

Sejumlah Fakta Es Teh Indonesia, Perusahaan Nagita Slavina yang Somasi Konsumennya

Powered by BuddyKu
Seleb | PortalMedia | Senin, 26 September 2022 - 11:05

PORTALMEDIA.ID, - Perusahaan F&B PT Es teh Indonesia ramai diperbincangkan publik di kanal Twitter. Keramaian ini bermula dari pemilik akun twitter @gandhoyy yang mengkritik minuman Es teh Indonesia terasa kemanisan dan berujung dengan somasi.

Kronologis Surat Somasi

Pada surat somasi tersebut juga menekankan, produk seperti gula sebesar 3 kg menyebabkan pemberian informasi keliru dan/atau menyesatkan kepada konsumen.

Bahwa adanya kata-kata hewan dan kata yang kurang baik lainnya ditujukan kepada kami selaku pemilik merek dan pencipta produk minuman tersebut. Sehingga kami merasa terhina atau pencemaran nama baik atas pernyataan yang telah saudara berikan yang dapat melukai hati keluarga besar Es Teh Indonesia, tulis Legal PT Es teh Indonesia Makmur Brian Michel, dikutipd dari kumparan, Senin (26/9/2022).

Brian menegaskan, pihaknya memperingatkan dan menegur dengan keras atau somasi Gandhi untuk segera melakukan penghapusan dan klarifikasi atas pernyataan, paling lambat 2x24 jam.
Lalu Siapa Pemilik Es teh Indonesia?

PT Es teh Indonesia merupakan bisnis dirintis oleh Haidhar Wurjanto sejak 2018, bermula dari lapak atau booth pameran seharga Rp 3 juta, di Kemang Village Mal. Seperti namanya, produk utama usaha tersebut adalah minuman es teh.

Sebagai upaya mengembangkan bisnis, tak hanya minuman es teh, Es teh Indonesia pun terus menambah varian produk. Beragam produk berbahan dasar teh, dikombinasikan dengan susu, aneka rasa buah, matcha, termasuk produk thai tea yang sangat populer, serta varian rasa lainnya.

Harga produk yang ditawarkan untuk jenis minuman berbahan dasar teh termasuk golongan premium. Harga berada di kisaran Rp 9.000 per gelas, hingga Rp 32.000 per gelas.
Awalnya bisnis ini diusahakan sendiri oleh Haidhar Wurjanto. Kemudian, Es teh Indonesia ditawarkan sebagai bisnis franchise. Tak heran jika jumlah gerai Es teh Indonesia yang disebut \'kebun\', terus bertambah.

Jika pada 2020 hanya ada sekitar 20 gerai, maka per Januari 2022 jumlah gerai Es teh Indonesia sudah lebih dari 500. Lokasi gerai pun tersebar di berbagai kota di Indonesia.

Nagita Slavina Jadi CEO Es teh Indonesia.

Pada 14 Juli 2022 lalu, aktris Nagita Slavina resmi memimpin perusahaan minuman PT Es teh Indonesia Makmur sebagai CEO. Penunjukan istri Rafi Ahmad sebagai CEO itu, diumumkan Es teh Indonesia.

Status perusahaan ini menjadi \'BUMN\' alias Badan Usaha Milik Nagita. Meski manajemen tak menjelaskan detail, namun Nagita Slavina kini telah menjadi salah satu pemegang saham Es teh Indonesia. Hal itu seperti diungkapkan di instagram @Es teh.indonesia, "Verified. Yes! Es teh Indonesia jadi BUMN (Badan Usaha Milik Nagita)," tulisnya dikutip Minggu (17/7/2022).

Sebagai CEO, Nagita Slavina menggantikan posisi yang sebelumnya ditempati Haidhar Wurjanto. Seluruh manajemen dan karyawan, mengaku menyambut kehadiran Nagita Slavina di pucuk pimpinan perusahaan.

"Euphoria CEO baru Es teh Indonesia yaitu Ibu Nagita Slavina yang sebelumnya dinaungi oleh Bapak Haidhar Wurjanto ini disambut dengan happy oleh para manajemen dan seluruh tim," demikian dinyatakan lagi di akun tersebut.

Original Source

Topik Menarik

{
{
{