Review Film: Jeepers Creepers: Reborn, Iblis The Creeper yang Kembali Lahir Setelah 23 Tahun

Review Film: Jeepers Creepers: Reborn, Iblis The Creeper yang Kembali Lahir Setelah 23 Tahun

Seleb | BuddyKu | Sabtu, 17 September 2022 - 08:17
share

Bagi para moviegoer, kabar tentang sutradara Victor Salva yang terjerat kasus pedofilia pada 2017 lalu mungkin sudah tak asing lagi. Victor Salva sendiri terkenal dengan karya film trilogi horor legendarisnya bertajuk Jeepers Creepers pada tahun 2001, 2003, dan 2017, yang juga tak kalah kontroversial. Setelah 3 tahun, Jeepers Creepers: Reborn akhirnya rilis dan menjadi babak awal dalam franchise- nya. Hadir dengan sutradara baru, bagaimana lanjutan dari kebangkitan The Creeper kali ini? Simak ulasan saya sampai habis, ya!

Sinopsis

https://www.youtube.com/watch?v=6D0yFgZnmYM

Film Jeepers Creepers: Reborn kali ini mengikuti dua karakter utama yang merupakan pasangan remaja bernama Laine dan Chase. Keduanya tengah melakukan perjalanan menuju sebuah lokasi yang cukup terpencil di Lousiana untuk mengikuti acara The Horror Hound Festival. Tak sekadar mengikuti acara cosplay untuk pencinta horor saja, Chase juga berniat untuk melamar kekasihnya di lokasi tempat tinggal dari urban legend favoritnya. Yup, tak salah lagi, sosok tersebut adalah The Creeper.

Sementara itu, Laine juga memiliki kejutan untuk memberi tahu bahwa dirinya sedang mengandung anak dari Chase. Perjalanan berjalan lancar hingga akhirnya mereka berhenti di tengah hutan karena Laine merasa mual dan muntah. Kehamilan Laine akhirnya tercium radar The Creeper yang mengincar kandungannya.

Mereka pun kembali melakukan perjalanan dan berhenti kembali di sebuah toko barang antik untuk meminta petunjuk jalan. Di sana, mereka bertemu dengan penjaga toko yang memiliki gelagat mencurigakan. Tak cukup hanya di toko tersebut, satu per satu kejanggalan terus mengikuti mereka sampai ke penginapan dan lokasi The Horror Hound Festival.

Berawal dari hadiah escape room di rumah The Creeper yang berujung malapetaka

Tak ada angin, tak ada hujan, siapa sangka nomor tiket yang dipegang oleh Laine berhasil memenangkan hadiah spesial, yakni berkesampatan untuk masuk ke wahana escape room di kediaman The Creeper. Tak hanya berdua, Laine dan Chase akan ditemani dengan seorang Youtuber , dua timnya, dan satu warga setempat, yakni Stu.

Masih di area luar kediaman utama The Creeper, satu camera person menghilang dan berujung tewas dengan cara yang keji. Sementara itu, ketika Chase sedang berlutut untuk melamar, dengan cepat Laine dibawa terbang oleh The Creeper yang sudah mengincarnya dari awal.

Terkejut dengan kemunculan The Creeper yang nyata, Chase dan tiga orang tersisa segera masuk ke dalam rumah iblis tersebut untuk menyelematkan Laine. Para penduduk setempat yang menyembah The Creeper, termasuk penjaga toko antik tadi, pun mengunci mereka dari luar. Lantas, bagaimana nasib Laine, Chase, dan ketiga orang tersisa lainnya? Apakah mereka berhasil selamat dari ancaman The Creeper? Kamu bisa temukan jawabannya dengan menyaksikan Jeepers Creepers: Reborn yang akan segera tayang di seluruh bioskop Indonesia, ya!

Pendapat saya

* Spoiler Allert!

Jujur saja, saya cukup antusias ketika melihat trailer dari film Jeepers Creepers: Reborn ini. Pertanyaan selanjutnya, apakah film ini berhasil memenuhi ekspektasi saya? Well, mari kita breakdown satu per satu, dimulai dari segi alur dan plot cerita. Kamu pasti sudah sering menonton film horor slasher dengan premis seperti ini, "sekelompok remaja dengan beragam karakter yang memasuki rumah tua berhantu. Kebetulan, \'penjaga\' rumah tersebut sedang membutuhkan tumbal untuk ia santap. Oleh karena itu, karakter dari yang paling tak signifikan terbunuh satu per satu dan tersisalah satu sampai tiga karakter utama."

Yup, kurang lebih alur dan plot cerita dari film ini punya formula yang cukup klasik dan mudah ditebak. Tunggu dulu, bukan berarti alur klasik yang mudah ditebak itu kurang menarik, ya. Tetapi, salah satu daya tarik film bergenre horor justru ada pada kejutan dan jump scare -nya, kan? Padahal, ada banyak hal yang bisa dikulik dari trilogi terdahulunya. Bahkan, kultus penyembah The Creeper yang saya tunggu-tunggu ceritanya hanya dibahas secara singkat.

Dari segi dialog, penokohan, hingga kemampuan akting para pemain utamanya juga menurut saya masih bisa lebih maksimal. Masih banyak plot hole serta beberapa dialog dan adegan yang sebenernya tak harus ada. Meski untuk beberapa aspek terlihat belum maksimal, namun ada aspek lainnya yang patut diapresiasi. Mulai dari sinematografi, scoring, hingga karakter kuat dari The Creeper yang masih konsisten hingga saat ini. Karakter The Creeper sebagai iblis berbadan besar menyeramkan yang lahir kembali selama 23 tahun sekali dan berburu selama 23 hari ini berhasil melekat di kepala saya.

So, apakah kamu tertarik menonton film Jeepers Creeperes: Reborn ini? Jawab di kolom komentar, ya!

Topik Menarik