20 Contoh Pantun Peribahasa dan Makna, Berisi Pesan Nasihat

20 Contoh Pantun Peribahasa dan Makna, Berisi Pesan Nasihat

Seleb | BuddyKu | Kamis, 8 September 2022 - 13:16
share

JAKARTA, celebrities.id - Contoh pantun peribahasa dan makna dapat menjadi acuan kamu dalam menulis maupun mengungkapkan perasaan secara tersirat dan tersurat.

Pantun peribahasa sering kali dibuat oleh seseorang untuk menyatakan makna, pepatah, semboyan hingga ungkapan. Dalam menulis pantun peribahasa tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Hal itu karena pantun peribahasa harus mengandung makna dan pesan yang disampaikan kepada seseorang.

Lantas, bagaimana cara menulis pantun peribahasa yang bermakna?

Berikut celebrities.id telah merangkum dari beberapa sumber, Kamis (8/9/2022) terkait contoh pantun peribahasa dan maknanya.

Contoh Pantun Peribahasa dan Makna

1. Contoh Pertama

Satu titik dua koma
Anak monyet pakai gincu
Lihatlah cucu oma
Suka ngebanyol dan melucu

Makna: Puji syukur melihat cucu yang bahagia dan suka tertawa.

2. Contoh Kedua

Daratan Eropa terasa dingin
Sering belajar jadinya pandai
Barang siapa menabur angin
Pasti akan menuai badai

Makna: Mencoba berbuat tidak baik maka akan mendapat ganjaran berupa badai

3. Contoh Ketiga

Lihatlah itu kotoran dekat dahi
Segera cuci di dasar telaga
Anjing biasa makan tahi
Kalau tak makan cium juga

Makna: Sepandai-pandainya kamu menyimpan keburukan pasti akan tercium juga

4. Contoh Keempat

Menanam padi dengan rapat
Sebelum panen wajib kita jaga
Sepandai-pandai tupai melompat
Sekali waktu pasti jatuh juga.

Makna: Sepintar-pintarnya seseorang pasti akan melakukan kesalahan

5. Contoh Kelima

Kalau ada sumur di ladang
Bolehlah kita menggosok gigi
Kalau kamu mampir ke warung Padang
Bolehkah kita ditraktir lagi

Makna: Mentraktir teman, keluarga dan kerabat akan membuat dirinya bahagia

6. Contoh Keenam

Preman pasar memang bikin geram
Sampai-sampai memalak daging ayam
Jika punya sebuah program
Jangan hangat-hangat tahi ayam.

Makna: Kemauan yang tidak tetap dan cepat memudar

7. Contoh Ketujuh

Ayolah mulai bangkit berdiri
Segera pergi bekerja dengan jalan kaki
Jadi anak harus punya harga diri
Walau berilmu mencontoh padi

Makna: Pentingnya harga diri untuk kehidupan masa depan

8. Contoh Kedelapan

Hendak mengisi biodata
Pena hilang entah ke mana
Hai teman yang duduk di sana
Jangan pada melamun saja

Makna: Melamun merupakan contoh hal yang tidak berguna

9. Contoh Kesembilan

Ada perampok ingin memalak
Emosi memuncak saat tangan tersebut disentuh
Walau seribu anjing menyalak
Tegar gunung tak akan runtuh.

Makna: Orang yang memiliki prinsip yang kuat dan tahan dengan godaan

10. Contoh Kesepuluh

Bu Susi pergi kerumah Lia
Setiba dirumah ada hewan tupai
Happy birthday dan serta mulia
Semoga keinginannya cepat segera tercapai

Makna: Memberikan doa dan ucapan kepada seseorang yang berulang tahun.

11. Contoh Kesebelas

Kebun duku, kebun pepaya
Tumbuh juga pohon petai
Hemat itu pangkal kaya
Rajin itu pangkal pandai.

Makna: Kaya pangkal hemat sementara pintar karena kemauan dan pandai

12. Contoh Kedua Belas

Jalan-jalan riang gembira
Jangan lupa oleh-olehnya
Bila wajah kita ceria
Hidup ini pun terasa bahagia

Makna: Hidup jangan dibawa susah dan selalu tampak ceria supaya hidup bahagia

13. Contoh Ketiga Belas

Semua kelinci bentuknya sama
Yang membedakan tentu dari jenisnya
Bahasa Indonesia merupakan bahasa utama
Oleh karena itu jadi warisan kita semuanya

Makna: Bahasa Indonesia merupakan warisan penting bagi NKRI.

14. Contoh Keempat Belas

Bapak menteri meminta pajak
Pajak disetor oleh pengunjung
Di mana bumi sedang dipijak
Di sanalah langit dijunjung.

Makna: Hormatiadat istiadat dan kebiasaan di mana kita pun kita berada.

15. Contoh Kelima Belas

Kayu bakar ada dekat belerang
Jangan diambil nanti membahayakan diri
Jangan mudah salahkan orang
Cermin muka lihat sendiri

Makna: Koreksi diri sendiri sebelum menyalahkan orang lain.

16. Contoh Keenam Belas

Duduk manis di dasar pantai
Lihat gadis cantik aduhai tiada dua
Masa muda kebanyakan santai
Sudah tua hidup susah sulit tertawa

Makna: Gunakan Waktu Muda Untuk Bekerja Keras dan Tidak Bersantai.

17. Contoh Ketujuh Belas

Ke pasar membawa ingin membeli kolak
Rasanya enak dan juga bikin gurih
Malang tak dapat ditolak
Mujur pun juga tak dapat diraih.

Makna: Nasib itu tak dapat diubah karena sebuah rahasia Tuhan.

18. Contoh Kedelapan Belas

Ke Sumatra Barat makan rendang
Tuang beras, masak sebakul
Seberat-berat mata memandang
Berat juga bahu memikul.

Makna: Seberat apapun penderitaan orang yang melihat, masih lebih menderita orang yang menjalaninya.

19. Contoh Kesembilan Belas

Pohon jambu di dalam semak
Pohon durian isinya melebihi besarnya lengan
Kawan tertawa memang banyak
Kawan menangis diharapkan jangan

Makna: Sulitnya menemukan teman sejati

20. Contoh Kedua Puluh

Air minum ditaruh dalam gelas
Supaya minumnya bersih dan nyaman
Ayo teman kita bersihkan kelas
Agar belajar makin nyaman

Makna: Kebersihan kelas akan membuatmu nyaman dalam belajar.

Topik Menarik