Review Mencuri Raden Saleh – Film Heist Indonesia yang Berkualitas!

Review Mencuri Raden Saleh – Film Heist Indonesia yang Berkualitas!

Seleb | BuddyKu | Rabu, 31 Agustus 2022 - 18:16
share

Industri perfilman Indonesia kedatangan satu film berkualitas di akhir Agustus 2022 ini yaitu Mencuri Raden Saleh. Di tengah maraknya genre superhero dan bahkan horror, film ini hadir dengan genre yang sangat langka di Indonesia, yaitu heist (aksi pencurian).

Digarap oleh sutradara Angga Dwimas Sasongko yang sebelumnya terkenal lewat film-film keren seperti Wiro Sableng (2018), dua film Filosofi Kopi (2015 & 2017), Mencuri Raden Saleh dikonfirmasi sebagai film termahal yang pernah ia buat, yaitu dengan biaya produksi mencapai Rp20 M.

Mencuri Raden Saleh sendiri mengisahkan sekelompok pemuda yaitu Piko (Iqbaal Ramadhan), Ucup (Angga Yunanda), Sarah (Aghniny Haque), Gofar (Umay Shahab), Tuktuk (Ari Irham) dan Fela (Rachel Amanda) yang memiliki berbagai masalah masing-masing.

Karena satu dan lain hal, mereka terpaksa menyusun rencana untuk mencuri lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro karya Raden Saleh di Istana Negara yang bernilai ratusan miliar. Aksi tersebut tentu tidak berjalan dengan mulus karena penuh tantangan, lika-liku hingga pengkhianatan.

So, dengan budget produksi yang fantastis serta dukungan nama-nama cast beken tersebut, apakah Mencuri Raden Saleh akan menjadi salah satu film terbaik karya Angga Dwimas Sasongko? Berikut review UP Station selengkapnya! (SPOILER ALERT)

Plot Utama yang Menarik

745

Dalam sebuah film dengan tema heist, plot tentu menjadi nyawa penting yaitu seperti Apa yang mau dicuri?, Bagaimana cara mencurinya, Apa motivasi mereka mau mencuri?. Semua hal ini untungnya dijelaskan dengan sangat baik dalam plot utama Mencuri Raden Saleh .

Plot utama benar-benar diceritakan dengan sangat menarik di mana tiap karakter diceritakan secara seksama background -nya. Porsi tiap karakter pun terbilang cukup pas sehingga tidak terasa kita mengikuti kisah mereka dengan cukup asyik selama 2 jam lebih.

Dengan alur yang tidak bertele-tele, Mencuri Raden Saleh sukses menyajikan kisah yang penuh aksi, menegangkan, lucu, sedih, dan bikin kita penasaran sehingga tidak rela untuk sekedar buang air kecil ke toilet.

Selain plot utama yang menarik, film ini juga terlihat sekali digarap dengan serius sehingga menghasilkan karya yang berkualitas sehingga tidak kalah dengan film-film Hollywood yang memiliki tema atau genre serupa.

Budget produksi sebesar Rp20 M sepertinya digunakan dengan bijaksana. Film ini terlihat sukses menyajikan sinematografi yang keren dengan shot dan angle yang canggih. Lalu scoring untuk film ini juga sangat bagus dan berhasil menghadirkan vibe film yang fun dan seru. Bravo tim produksi!

Chemistry dan Akting Karakter yang Kuat, Namun Spesialisasinya Kurang

film-mencuri-raden-saleh_43

Mencuri Raden Saleh terbilang sukses menghadirkan chemistry yang kuat dari tiap karakter pencuri. Dua karakter utama yaitu Piko dan Ucup terlihat sekali memiliki chemistry yang kuat sebagai sahabat. Dua otak aksi pencurian ini sepintas mengingatkan kami akan karakter Danny Ocean (George Clooney) dan Rusty Ryan (Brad Pitt) dari film Oceans Eleven (2001).

Selain itu, para karakter pendukung lainnya juga diberikan kesempatan dan porsi seimbang untuk bersinar. Kisah dan background kehidupan mereka diceritakan dengan baik, sehingga tidak asal main masuk saja.

Mungkin yang masih terasa sedikit kurang adalah keahlian individu dari para karakter tersebut. Yang kemampuannya paling terasa, mungkin adalah Ucup dengan kemampuan hacking -nya, serta Sarah sebagai tukang pukul dengan kemampuan bela dirinya.

Sisanya terasa biasa saja, salah satu yang paling tidak terasa adalah skill dari Tuktuk. Ia diceritakan memiliki kemampuan menyetir mobil dengan cepat, namun skill ini terasa kurang ditunjukkan. Tercatat skillnya ini hanya terpakai dalam scene balap mobil liar di awal film.

Banyak Plot Hole Tidak Menyenangkan

Setelah mengikuti petualangan rollercoaster yang seru dan menegangkan, kamu mungkin akan memiliki rasa puas karena tonality dari film Mencuri Raden Saleh ini yang menyenangkan. Tapi ada beberapa plot hole yang berlebihan dan terasa tidak perlu dalam film ini.

Contoh plot twist atau plot hole yang paling tidak penting adalah ketika karakter Ayah Piko (Dwi Sasono) tiba-tiba saja berusaha mencuri lukisan yang sebelumnya sudah berhasil dicuri Piko dan kawan-kawan. Ini menjadi plot hole karena motivasi sang ayah terasa kurang kuat dan terkesan hanya ingin membuat plot twist di akhir film saja.

Selain plot hole dan beberapa detail yang kurang, ada juga beberapa placement iklan yang cukup terasa dalam film ini. Untungnya, placement ini tidak sekasar di film Indonesia lain, seperti Gatotkaca (2022) misalnya, namun masih cukup mudah kamu temukan.

Kesimpulan

Mencuri Raden Saleh sukses menghadirkan inovasi karena menghadirkan film Indonesia dengan genre heist yang penuh kualitas. Film ini sangat fun untuk diikuti dengan plot yang ringan, menarik, dan seru.

Dari sisi produksi pun film ini dihadirkan dengan sangat berkualitas di mana menghadirkan banyak sinematografi, aksi, hingga scoring yang keren.

Mencuri Raden Saleh saat ini tengah tayang di berbagai bioskop di seluruh Indonesia, jadi buat kamu yang cari hiburan, film ini cocok banget deh untuk menemani akhir pekan kamu!


Dapatkan berita gaming dan informasi menarik lainnya seputar dunia game, esports, film, anime, dan lainnya hanya di UP Station.

Bagi kalian yang mau top-up game kesayangan kalian bisa langsung kunjungiUniPin! Proses cepat dan harga murah!

Pastikan untuk mengikuti perkembangan terbaru dan berita gaming lainnya di akun sosial media kami:
Facebook:UP Station Indonesia
YouTube:Upstation Media
Twitter:@upstationmedia
Instagram:@upstation.media

Yuk gabung di grup Discord kami!
Discord:UniPin Official Community

Topik Menarik