Loading...
Loading…
Inilah Keuntungan Memiliki Sepeda Tua, Makin Dirawat Harganya Makin Mahal

Inilah Keuntungan Memiliki Sepeda Tua, Makin Dirawat Harganya Makin Mahal

Seleb | inewsid | Sabtu, 26 Maret 2022 - 20:49

JAKARTA, iNews.id - Teddy Nugraha, perwakilan dari Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) menceritakan awal mula dia menyukai sepeda-sepeda tua. Ternyata sepeda tua itu adalah benda sejarah yang nilainya tidak bersaing dengan merk atau model terbaru.

Berbeda dengan sepeda yang saat ini kerap dipakai oleh sebagian orang untuk berolahraga, sepeda tua justru dinilai dari sejarahnya.

"Jadi awalnya tuh memang suka dengan sepeda. Lalu di pertengah, ada sepeda baru. Sempat ikutan ternyata emosionalnya tinggi. Semakin yang punya uang, semakin punya barang baru," katanya dalam podcast dalam channel YouTube Partai Perindo bertajuk Romantisme Gowes Sepeda Tua di Era Metaverse, Sabtu (26/03/2022).

Dia melanjutkan, sepeda tua ini tidak pernah bersaing dengan siapapun. Setiap sepeda tua yang dirawat, memiliki historinya masing-masing. Ada yang mendapatkan dari warisan kakeknya, ada juga tidak sengaja menemukan karena sepeda itu telah dibuang oleh pemiliknya.

Sebagai contoh, kata Teddy, beberapa waktu lalu dia sempat membeli sepeda tua senilai Rp25.000. Kemudian, Teddy merawat dan membersihkannya, sehingga terlihat jauh lebih bagus dari yang sebelumnya.

Baca Juga :
Bikin Mules Mendadak Saat Tahu Harga Baju Nagita Slavina, Istri Raffi Ahmad

Ketika keadaan sepedanya sudah jauh lebih bagus, maka nilainya pun bertambah. Sempat ada yang menawar sepeda tuanya hingga Rp2,5 juta. Untuk itu, kata Teddy, sepeda tuanya itu bisa menjadi lebih berharga ketika memilikinya, kemudian dijaga dan dirawat. Sesuai dengan visi misi komunitasnya selama ini.

Dia melanjutkan, ketika memiliki sepeda bukan hanya sekadar disimpan saja. Tapi perlu ada niat, supaya sepeda yang dipunya memiliki fungsi dan manfaat bagi si pemiliknya. Teddy bilang, meskipun hanya sepeda tua, ketika dirawat dengan baik maka akan tetap bisa berjalan.

"Apapun sepeda lu, apapun merk sepeda lu, kalau lo gak ada niat, maka sayang. Jadi niatnya dulu. kalau lo niatnya sudah jalan, bisa ngegowes. Kalau gak ada niat gak akan jalan. Mari kita terus bergerak, kalau tidak bergerak kita akan mati, katanya.

Sementara itu Teddy mengatakan, bahwa komunitasnya dan komunitas sepeda lainnya sering mengadakan pertemuan. Menariknya lagi, tempat dan momen yang dipilih ada kaitannya dengan sejarah Indonesia.Misalnya pada 17 Agustus di Jakarta, KOSTI sendiri kerap ikut meramaikannya dan sekaligus mengunjungi destinasi wisata bersejarah yang ada di Jakarta.

Baca Juga :
3 Artis Tanah Air Punya Sepeda dengan Harga Selangit

Original Source

Topik Menarik