Daftar Daerah Potensi Bahaya Gunung Merapi yang Perlu Dihindari, Waspadai Wilayah Perairan

Daftar Daerah Potensi Bahaya Gunung Merapi yang Perlu Dihindari, Waspadai Wilayah Perairan

Seleb | celebrities.id | Sabtu, 12 Maret 2022 - 08:08
share

JAKARTA, celebrities.id - Badan Geologi mengatakan aktivitas erupsi pada Gunung Merapi kembali meningkat. Beberapa daerah yang berpotensi berbahaya saat erupsi merapi harus dihindari.

Saat ini, PVMBG-BPPTKG menyatakan status Gunung Merapi dalam status siaga karena sempat bergejolak sejak Rabu (9/3/2022).

Saat ini Gunung Merapi memiliki dua kubah lava, yaitu kubah lava barat daya dan kubah lava tengah kawah, kata Eko Lelono selaku Kepala Badan Geologi.

Sementara, berdasarkan hasil foto udara pada tanggal 20 Februari 2022 lalu, volume kubah lava barat daya terhitung sebesar 1.578.000 m3 dan kubah tengah sebesar 3.228.000 m3. Kedua lava tersebut memiliki karakteristik yang berbeda karena dipengaruhi oleh perbedaan lokasi.

Pada (9/3/2022) malam sekira pukul 23.18 WIB, kembali terjadi rentetan awan panas guguran pada Gunung Merapi. Hingga (10/3/2022) pagi sekitar pukul 06.00 WIB, tercatat 16 kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimal kurang lebih 5 km ke arah tenggara yaitu di alur Kali Gendol.

Berikut daftar daerah potensi berbahaya yang harus dihindari saat Gunung Merapi erupsi.

Daftar Daerah Berpotensi Bahaya saat Aktivitas Gunung Merapi meningkat

1. Guguran lava dan awan panas sektor selatan-barat daya:

- Sungai Boyong, berjarak sejauh 5 Kilometer.
- Sungai Bedog, Krasak, Bebeng, berjarak sejauh 7 Kilometer.

2. Guguran lava dan awan panas sektor tenggara:

- Sungai Woro, berjarak sejauh 3 Kilometer.
- Sungai Gendol, berjarak sejauh 5 Kilometer.

"Lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak," kata Eko.

Upaya mitigasi dalam menghadapi ancaman Gunung Merapi (h2)

Terkait dengan kembali aktifnya Gunung Merapi saat ini, badan Geologi merekomendasikan beberapa wilayah untuk mengurangi risiko dari ancaman Gunung Merapi, wilayah tersebut meliputi:

- Kabupaten Sleman,
- Kabupaten Magelang,
- Kabupaten Boyolali, dan
- Kabupaten Klaten.

Badan Geologi melalui PVMBG-BPPTKG saat ini terus berupaya memitigasi akan bahayanya Gunung Merapi, baik melalui pemantauan, penilaian bahaya, penyebaran informasi, dan sosialisasi aktivitas Gunung Merapi.

Masyarakat sekitar Gunung Merapi dihimbau untuk selalu memantau terkait informasi aktivitas Gunung Merapi dari sumber yang terpercaya dan mengikuti rekomendasi dari Badan Geologi, pemerintah daerah, dan BPBD setempat.

Topik Menarik