5 Film Jepang yang Dilarang Tayang di Indonesia, Battle Royale Dicekal karena Terlalu Sadis dan Vulgar

5 Film Jepang yang Dilarang Tayang di Indonesia, Battle Royale Dicekal karena Terlalu Sadis dan Vulgar

Seleb | celebrities.id | Senin, 7 Februari 2022 - 18:42
share

JAKARTA, celebrities.id Tidak semua film Jepang yang dilarang tayang di Indonesia memiliki kualitas rendah. Sayangnya, film Jepang yang umumnya bernilai seni tinggi dan bikin mikir terkadang harus batal tayang di beberapa bioskop karena muatannya.

Walau tak jarang sukses di festival, film-film Jepang di bawah ini sempat dicekal di beberapa negara termasuk Indonesia karena adegan yang terlalu vulgar dan sadis.

Apa saja, simak uraian film Jepang yang dilarang tayang di Indonesia berikut ini seperti dikutip dari berbagai sumber, Senin (7/2/2022).

1. Grotesque

Film Jepang yang dilarang tayang di Indonesia pertama adalah Grotesque. Sesuai judulnya, film ini menampilkan adegan-adegan sadis yang dilakukan seorang dokter yang tak heran membuat film ini dicekal. Sang sutradara sendiri, Koji Shiraishi, mengungkap bahwa Ia membuat film ini demi melihat sejauh mana Grotesque bisa dipasarkan secara internasional.

2. Audition

Film Jepang yang dilarang tayang di Indonesia salah satunya film berjudul Audition. (Foto: IMDB)
Film Jepang yang dilarang tayang di Indonesia salah satunya film berjudul Audition. (Foto: IMDB)

Film Jepang yang dilarang tayang di Indonesia selanjutnya adalah Audition. Merupakan karya Takashi Miike, film ini berkisah tentang seorang pengusaha yang kehilangan istrinya dan enggan meneruskan hidup. Putranya pun membuat sebuah audisi demi mencari istri baru untuk sang ayah, namun malah bertemu perempuan misterius yang punya banyak rahasia.

3. Imprint

Film Jepang yang dilarang tayang di Indonesia satu ini, Imprint, juga berasal dari Takashi Miike. Imprint berkisah tentang seorang jurnalis Amerika yang pergi ke Jepang untuk mencari kekasihnya; sayangnya, seorang pelacur bercerita bahwa kekasihnya sudah meninggal karena disiksa secara sadis. Kisah sang pelacur pun kemudian menampilkan kilas balik berbentuk adegan-adegan penyiksaan yang sangat sadis.

4. Battle Royale

Film Jepang yang dilarang tayang di Indonesia berikutnya adalah Battle Royale. Merupakan pelopor genre yang menginspirasi Hunger Games dan film sejenis. Battle Royal dicekal di beberapa negara karena menampilkan banyak adegan sadis dan seksual yang terlalu vulgar antara anak-anak SMA.

5. Guinea Pig: Flower of Flesh and Blood

Film Jepang yang dilarang tayang di Indonesia terakhir adalah Guinea Pig: Flower of Flesh and Blood. Film ini berfokus pada seorang pembunuh berantai dalam pakaian samurai yang mengejar seorang perempuan dan menyiksanya, berusaha membuat sebuah bunga dari daging dan darah. Diciptakan oleh Hideshi Hino, film ini sempat menarik perhatian penegak hukum; membuat sang sutradara harus membuat surat pernyataan bahwa film ini bersifat fiktif dan tak ada aktor yang disakiti sama sekali.

Topik Menarik