Berburu Hunian Baru, Meghan Markle Jual Rumahnya Senilai Rp 196 M

Seleb | jawapos | Published at Kamis, 06 Januari 2022 - 13:42
Berburu Hunian Baru, Meghan Markle Jual Rumahnya Senilai Rp 196 M

JawaPos.com Setelah hanya tinggal 18 bulan di mansion Montecito Los Angeles Amerika Serikat, Meghan Markle dan Pangeran Harry dikabarkan tengah berburu hunian baru. Rumah itu merupakan rumah pertama mereka di AS setelah memutuskan mundur dan mandiri dari Kerajaan Inggris.

Rumah itu senilai USD 14 juta atau seharga Rp 196 miliar. Pangeran Harry dan Meghan Markle berminat menjual rumah dan perkebunan beserta seembilan kamar tidur yang luas tersebut.

Dalam sebuah cerita eksklusif dari Sunday Mirror , Harry dan Meghan mulai membuat pertanyaan pribadi berencana menjual tanah dam rumah itu. Luasnya hampir 7,5 hektare dengan lahan subur dan dikelilingi oleh pohon pinus dan cemara.

Duke dan Duchess of Sussex mulai menunjukkan minat pada rumah lain dan terbuka untuk penawaran pribadi. Mereka berpikir untuk menjual rumah mereka di sana, kata sumber tersebut seperti dilansir dari StarAdvertiser , Kamis (6/1).

Keluarga Sussex membeli rumah itu pada Juni 2020 dari pengusaha Rusia Sergey Grishin, lima bulan setelah mengumumkan bahwa mereka akan meninggalkan tugas kerajaan. Mereka tiba di California saat merebaknya pandemi Covid-19, dan tinggal selama tiga bulan di rumah mewah produser dan aktor Los Angeles Tyler Perry, yang juga memberikan detail keamanan lengkap kepada pasangan itu.

Selain sembilan kamar tidur, perkebunan Montecito mereka juga memiliki 16 kamar mandi, kolam renang, lapangan tenis, kedai teh, dan taman bermain pribadi. Ada juga spa dengan sauna kering dan basah, bioskop pribadi, ruang permainan dan arcade, gudang anggur, dan garasi lima mobil.

Alasan mereka ingin pindah karena mereka mencari tempat tinggal yang lebih ramah keluarga. Sebab saat ini Meghan sudah bertambah momongan selain Archie, 2, yakni Lilibet Diana, 7 bulan.

Seperti warga California lainnya, Harry dan Meghan kemungkinan terkena tagihan pajak properti yang besar. Mereka juga harus membayar staf, keamanan, dan pembayaran hipotek yang bisa mencapai USD 24.000 per bulan.

Artikel Asli