Cynthiara Alona Divonis 10 Bulan Penjara atas Kasus Prostitusi Anak

Seleb | limapagi.id | Published at Rabu, 08 Desember 2021 - 22:10
Cynthiara Alona Divonis 10 Bulan Penjara atas Kasus Prostitusi Anak

LIMAPAGI - Artis Cynthiara Alona telah divonis 10 bulan penjara terkait kasus prostitusi anak di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu, 8 Desember 2021.

Sementara terkait dakwaan tentang unsur eksploitasi anak, Cynthiara Alona dinilai tak terbukti terlibat.

"Sebagaimana Pasal 296 KUHP menyatakan terhadap Cut Cynthiara Alona terbukti secara sah dan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja memudahkan perbuatan cabul oleh orang lain," kata Majelis Hakim dalam sidang di Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu, 8 Desember 2021.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara seama 10 bulan. Menetapkan masa tahanan dikurang dengan masa tahanan yang sudah berjalan," sambung Majelis Hakim.

Setelah mendengar vonis itu, Cynthiara Alona meminta keadilan lantaran merasa tak terlibat dalam dua dakwaan yang disangkakan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Saya butuh keadilan," ujar Cynthiara Alona sambil menangis.

 

Majelis Hakim kemudian menjelaskan bahwa putusan itu belum inkrah atau berkekuatan hukum tetap. Cynthiara Alona ataupun pihak JPU dapat mengajukan banding dalam jangka waktu yang ditentukan selama satu minggu.

"Apa Saudara mau konsultasi dulu dengan penasehat hukum, apa Saudara menerima atau pikir-pikir atas putusan ini?" tanya Majelis Hakim pada Cynthiara Alona.

"Saya pikir-pikir," jawab Cynthiara Alona.

Pihak JPU juga keberatan dengan vonis 10 bulan penjara. Pihaknya menyatakan akan mengajukan banding.

"Mendengar putusan tersebut, kami akan mengajukan banding," ujar JPU.

Sebagai informasi, Cynthiara Alona diamankan oleh pihak kepolisian. Hotel kepunyaan Alona di kawasan Kreo, Larangan, Tangerang Selatan digerebek polisi dari Polda Metro Jaya pada Selasa 16 Maret 2021 lalu.

Penggrebekan ini diduga karena hotel milik Cynthiara Alona menjadi tempat untuk prostitusi. Pelaku prostitusi online yang digerebek tersebut berjumlah puluhan orang dan telah dibawa ke Polda Metro Jaya.

Artikel Asli