Jadi Tersangka Mafia Tanah, Eks ART Polisikan Balik Nirina Zubir

Seleb | jawapos | Published at Kamis, 25 November 2021 - 09:20
Jadi Tersangka Mafia Tanah, Eks ART Polisikan Balik Nirina Zubir

JawaPos.com -- Perseteruan antara keluarga Nirina Zubir dan mantan asisten rumah tangga (ART) Riri Khasmita tak kunjung usai. Setelah Riri ditetapkan sebagai tersangka kasus mafia tanah, kini dia membuat laporan balik dengan tuduhan penyekapan.

Pengacara Riri, Syakhruddin, mengatakan pihaknya telah mendatangi Polres Jakarta Barat untuk mencari informasi mengenai kasus yang pernah dilaporkan oleh pihaknya. Berdasarkan informasi yang diterima, laporan tersebut sudah dilimpahkan ke Polres dari Polda Metro Jaya.

"Ke Polres dalam rangka mencari informasi berkaitan dengan pelimpahan laporan kami dari Polda ke Polres Jakarta Barat," kata Syakhruddin kepada wartawan, Kamis (25/11).

Syakhruddin mengatakan, keluarga Nirina diduga pernah menyekap Riri satu tahun lalu. Kliennya sempat diinterogasi dengan pertanyaan seputar surat-surat aset milik keluarga Nirina.

"Selama setahun ini tuh klien kami tidak diizinkan keluar rumah. Jadi diizinkan itu hanya boleh satu, suami atau istri, sementara klien kami itu ditagih uang pembayaran oleh sertifikat yang telah diceritakan oleh Saudara Nirina ya," imbuhnya.

Sebelumnya, enam aset milik mendiang ibunda Nirina Zubir telah diambil secara ilegal oleh asisten rumah tangganya yang merupakan pasangan suami-istri, RK dan E. Akibat hal tersebut, istri dari Ernest Cokelat dan saudara-saudaranya mengalami kerugian mencapai Rp17 miliar.

"Kurang lebih 17 M. Kami berharap semua balik ke keluarga kami, kepada ahli waris," kata Nirina Zubir dalam jumpa pers di bilangan Antasari, Jakarta Selatan, Rabu (17/11).

Enam aset tanah milik mendiang Cut Indria Marzuki terletak di bilangan Jakarta Barat. Dua aset berupa tanah kosong, sementara 4 lainnya berupa tanah dan bangunan.

Setelah mengantongi bukti yang cukup, pertengahan 2021 lalu, Nirina Zubir dan keluarga membuat laporan polisi ke Polda Metro Jaya. Laporannya terdaftar dengan nomor LP/B/2844/VI/SPKT PMJ tertanggal 3 Juni 2021.

Dalam kasus ini, penyidik sudah resmi menetapkan lima orang sebagai tersangka. Mereka masing masing berinisial RK, E, F, IR, dan ER. Mereka adalah pasangan suami-istri asisten rumah tangga di rumah mendiang ibunda Nirina Zubir. Sementara tiga orang lainnya, notaris/PPAT yang membantu mengurusi perpindahan aset secara ilegal.

Artikel Asli