Arawinda Kirana, Pemeran YUNI Raih Pemeran Utama Perempuan Terbaik FFI 2021

Seleb | bantennews.co.id | Published at Kamis, 11 November 2021 - 10:03
Arawinda Kirana, Pemeran YUNI Raih Pemeran Utama Perempuan Terbaik FFI 2021

JAKARTA Arawinda Kirana, pemeran utama dalam film YUNI berhasil menyabet penghargaan sebagai Pemeran Utama Perempuan Terbaik pada Malam Anugerah Piala Citra Festival Film Indonesia (FFI) 2021.

Malam Anugerah Piala Citra FFI 2021 digelar bertepatan dengan Hari Pahlawan pada Rabu (10/11/2021). Acara tersebut disiarkan langsung di Kompas TV dan secara daring melalui akun YouTube Festival Film Indonesia, Kemendikbud Ristek RI, dan Budaya Saya.

Arawinda berhasil mengalahkan 4 nomine Pemeran Utama Perempuan Terbaik lainnya yakni Hana Prinantina Malasan dalam film Cinta Bete, Niriza Zubir dalam film Paranoia, Shenina Syawalita Cinnamon dalam film Penyalin Cahaya, dan Wulan Guritno dalam film Jakarta VS Everybody.

Peraih piala citra untuk kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik adalah Arawinda Kirana dari film YUNI, ujar Aktor Lukman Sardi sebagai pembaca pemenang untuk kategori Pemeran Utama Perempuan Terbaik, Rabu (10/11/2021) malam.

Dengan suara yang bergetar ketika menerima penghargaan, Arawinda mengucapkan terima kasih kepada Sutradara film YUNI yakni Kamila Andini yang sudah memberikan kesempatan pertamanya untuk bermain di dunia perfilman

Maaf getar-getar dikit. Terima kasih kepada Festival Film Indonesia, Badan Perfilman Indonesia atas apresiasi ini. Film ini merupakan sebuah karya kolaborasi antara sangat amat banyak pihak yang telah bekerja keras selama bertahun-tahun dan orang pertama yang saya berterima kasih adalah kepada Kamila Andini. Kamila Andini adalah orang pertama yang memberikan saya kesempatan bermain di film juga mas Ifa Isfansyah (produser film YUNI), kata Arawinda.

Arawinda juga mendedikasikan piala yang didapatnya baik untuk laki-laki dan perempuan yang suaranya tidak terdengar dan merasa terbatas dalam meraih mimpi.

Piala ini saya dedikasikan kepada semua perempuan, laki-laki, semua manusia yang merasa tidak terdengar, yang merasa terbatas mimpi-mimpinya, pekerjaannya maupun terbatas dalam mengekspresikan diri karena gender. Jagalah tingkat keingintahuan yang besar, jagalah mimpi-mimpi dan keinginan untuk belajar yang besar. Semoga dengan film ini kita bisa semakin sadar akan kondisi perempuan dan laki-laki yang ada di dalam kota maupun di luar kota besar, ucap Arawinda.

Di hari yang sama dengan pergelaran Malam Anugerah Piala Citra FFI 2021, Presiden RI Joko Widodo resmi menobatkan Usmar Ismail yaitu Bapak Perfilman Indonesia sebagai pahlawan nasional. Usmar Ismail menjadi pahlawan nasional pertama dari dunia seni. Gelar pahlawan nasional bagi Usmar dinilai pantas untuk didapatkan mengingat perjuangannya dalam memajukan perfilman Indonesia begitu menginspirasi.

( Nin/Red)

Artikel Asli