Buka-Bukaan Terima Dana Aspirasi dan Kunjungan Dapil Miliaran Rupiah Per Tahun, Krisdayanti: Semua Untuk Rakyat

bukamatanews | Seleb | Published at 15/09/2021 10:57
Buka-Bukaan Terima Dana Aspirasi dan Kunjungan Dapil Miliaran Rupiah Per Tahun, Krisdayanti: Semua Untuk Rakyat

BUKAMATA - Beberapa tahun lalu, Krisdayanti dipercaya oleh rakyat menjadi salah satu orang yang duduk di kursi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia.

Perempuan 46 tahun itu, dipercaya memangku jabatan Komisi IX DPR RI dengan lingkup tugas di bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

Terkait jabatan tersebut, Diva Indonesia itu buka-bukaan soal gaji dan tunjungan yang diterimanya sebagai anggota DPR. Ia mengaku mendapatkan gaji plus tunjangan yang kisarannya puluhan juta per bulan.

"Banyak potongan hahaha.. Setiap tanggal 1, Rp 16 juta (gaji pokok). Tanggal 5 Rp 59 juta (tunjangan) kalau tidak salah," ungkap Krisdayanti saat berbincang di akun YouTube Akbar Faizal dikutip Bukamata, Rabu (15/9/2021).

Ibunda Aurel Hermansyah itu merinci uang diluar gaji yang didapatkannya dari pekerjaannya sebagai anggota DPR.

Dia mengatakan bahwa dirinya juga mendapatkan dana aspirasi sebesar Rp 450 juta, di mana KD juga bertanggung jawab untuk menyerap aspirasi dari masyarakat.

"Dana aspirasi itu memang wajib untuk kita. Namanya juga uang negara. Dana aspirasi kita itu Rp 450 juta, itu lima kali dalam setahun," kata KD.

"Kita juga harus menyerap aspirasi di 20 titik, itu kehadiran kita. Mohon maaf kepada senior saya ini saya upayakan semaksimal mungkin. Saya akan tergetar hati saya kalau tidak menyampaikan nilai-nilai kemasyarakatan," tambahnya,

Lebih jauh, istri Raul Lemos itu mengaku mendapatkan dana kunjungan Dapil sebesar Rp 140 juta. Bahkan dia mengatakan dana sebanyak itu akan digunakan untuk penyaluran sembako dan lainnya untuk masyarakat.

"Dana kunjungan Dapil sekarang ini kita Rp 140 juta, delapan kali dalam setahun," tuturnya.

"Itu sudah sangat simpel. Yang namanya sembako dan lainnya emang ibaratnya harus dikucurkan seperti air sebagai bentuk kehadiran kami (anggota DPR) sangat dibutuhkan," pungkasnya.

Artikel Asli