Mengenang Sofia WD Artis Legendaris Indonesia, Pemeran Ibu Guru Bijak di Film Arie Hanggara

inewsid | Seleb | Published at 09/09/2021 12:07
Mengenang Sofia WD Artis Legendaris Indonesia, Pemeran Ibu Guru Bijak di Film Arie Hanggara

JAKARTA, iNews.id Sosok Sofia WD atau yang dikenal sebagai Sofia Waldy adalah artis top era 1950-an hingga 1980-an. Bukan hanya sebagai pemain, kiprah Sofia juga dikenal sebagai sutradara yang mumpuni melahirkan karya-karya film berkualitas.

Sebelum menjadi bintang film, Sofia sempat masuk sekolah sandiwara. Kala itu, Indonesia masih berada di bawah kendali pemerintahan Jepang. Sofia menjadi pemain sandiwara Irama Mas.

Sempat vakum dari dunia sandiwara, Sofia diajak bergabung sebagai tentara dengan pangkat Sersan Mayor. Saat itu dia pun sudah menikah dengan seorang Kapten bernama Eddy. Sayang sang suami gugur di medan perang, hingga akhirnya Sofia harus melarikan diri ke Bandung pulang ke rumah mertuanya.

Pulang kampung ke Bandung jugalah yang menjadi awal mula karier Sofia di dunia film. Pada 1948 Sofia bertemu dengan Fifi Young Taneelkunst, dan diajak bermain film sampai ke Sumatera. Di tahun yang sama, Sofia juga dipercayai untuk menjadi pemeran utama dalam film Air Mata Mengalir di Tjitaroem (1948).

Sofia kemudian menikah dengan seorang sutradara bernama S Waldy. Dari situlah nama Sofia kemudian disematkan dengan Sofia Waldy. Usai bercerai, Sofia kemudian menikah lagi dengan aktor bernama WD Mochtar dan mengganti namanya lagi menjadi Sofia WD.

Nama Sofia WD dipakai mulai 1964. Bersama suami keduanya Sofia banyak mempelajari teknik penyutradaraan, kamera dan penataan gambar (editing) dari bersaudara Yoshua dan Othniel Wong. Sampai ketika membintangi Djula Djuli Bintang Tiga (1956), dia diberi kesempatan untuk bantu memegang kamera.

Kemudian pada 1960, akhirnya Sofia berhasil menjadi sutradara untuk film pertamanya berjudul Badai Selatan, produksi Ibukota Film. Sejak itu jugalah Sofia mulai tekun jadi sutradara, meski sesekali tetap tampil dalam film garapannya.

Terhitung dari seratus lebih film-film yang sudah diselesaikannya, sebagian besar Sofia memang tampil sebagai pemain, selebihnya sebagai sutradara atau pimpinan produksi.

Salah satu film yang paling melekat di era 1980-an yakni saat Sofia memerankan ibu guru di Arie Hanggara. Di film itu, Sofia adalah ibu guru bijaksana bernama Khadijah. Peran Sofia WD meski bukan pemain utama tetap membekas, karena dia melindungi Arie Hanggara dari kejamnya ibu tiri dan ayah kandungnya

Kiprah Sofia dalam dunia film juga dikenal sukses mengadakan pertunjukan keliling Indonesia pada 1960-1969, membawa Libra Musical Show, salah satu artisnya adalah Titiek Puspa. Kemudian pada 1970 Sofia mendirikan Libra Film dan menyutradarai produksi pertamanya Si Bego Dari Muara Tjondet (1970).

Sofia juga pernah terpilih sebagai Ketua Umum Parfi untuk periode 1971-1974. Lewat permainannya dalam Mutiara Dalam Lumpur (1972), Sofia mendapat penghargaan sebagai Pemeran Pembantu Wanita Terbaik di FF1 1973.

Artikel Asli