Apa Kabar Jayanthi Mandasari Penyanyi Top Era 1980-an, Pelantun Lagu Ingkar Bersuara Sendu

Seleb | inewsid | Published at Rabu, 01 September 2021 - 11:19
Apa Kabar Jayanthi Mandasari Penyanyi Top Era 1980-an, Pelantun Lagu Ingkar Bersuara Sendu

JAKARTA, iNews.id - Pecinta lagu-lagu lawas tentu masih ingat dengan sosok Jayanthi Mandasari. Dia merupakan penyanyi top bersuara sendu yang populer di Indonesia pada era 1980-an. Salah satu lagu hits Jayanthi saat itu adalah Ingkar, sebuah single dari album berjudul sama yang rilis pada 1984.

Menilik dari perjalanan kariernya, Jayanthi ternyata sudah mulai gemar menyanyi saat duduk di bangku sekolah. Di usianya yang sangat muda, yakni 12 tahun, Jayanthi mulai tampil bersama beberapa home band di Jakarta.

Karier musik Jayanthi secara profesional dimulai saat dia dikontrak oleh DD Records di usianya yang masih belasan tahun. Album perdana Jayanthi berjudul Darling langsung membuat namanya melambung di industri musik.

Lagu-lagu yang membuatnya dikenal banyak orang yakni Darling dan Di Bukit Hijau, di mana ini sempat menjadi hits di kancah musik pada era 1980-an. Penyanyi berdarah Palembang dan Jawa ini juga hits dengan album Memori Bulan Januari (1983), Ingkar (1984), dan Lorong-Lorong Hitam (1985).

Setelah populer di era 1980 dan 1990-an, lantas apa kabar Jayanthi Mandasari si penyanyi cantik bersuara sendu?

Diketahui Jayanthi bertemu jodoh, yakni seorang Pangeran dari Kesultanan Brunei Darussalam. Mereka kemudian menikah dan dikaruniai empat orang anak.

Sejak anak pertamaku masuk SD, Aku mulai (benar-benar) menetap di Brunei. Itu dari 1995 sampai 2015, sudah 20 tahun, kata Jayanthi dikutip dari kanal YouTube Jose Choa Linge, Rabu (1/9/2021).

Pernikahannya dengan sang pangeran Brunei dipisahkan oleh maut. Sang suami lebih dulu berpulang. Namun kini, Jayanthi sudah kembali menikah lagi dengan seorang pria berkewarganegaraan Amerika. Jayanthi bahkan segera menyusul suami ke negara Paman Sam itu.

Karena suamiku kan masih kerja, dia masih kerja di Amerika. Dia orang Amerika. Kalau sudah pensiun nanti mau ke mana saja, Indonesia atau Brunei, kan anak-anak (tinggal) di Brunei, ujarnya.

Artikel Asli