Bagaimana Perkembangan Kasus Narkoba yang Melibatkan Nia Ramadhani? Baca News RCTI+

okezone | Seleb | Published at 13/07/2021 15:00
Bagaimana Perkembangan Kasus Narkoba yang Melibatkan Nia Ramadhani? Baca News RCTI+

PUBLIK dikejutkan dengan penangkapan artis cantik Nia Ramadhani dan suaminya, Ardi Bakrie karena penyalahgunaan narkoba. Mengapa pesohor seperti Nia dan Ardi bisa terjerat narkoba? Hukuman seperti apa yang akan mereka terima? Baca terus News RCTI+ yang terus menghadirkan update terbaru dan lengkap tentang kasus mereka di kepolisian.

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie merupakan tokoh yang sangat popular di dunia masing-masing. Nia yang merupakan salah satu selebritas Tanah Air.

Meski tidak terlalu aktif lagi di dunia hiburan namun sebagai sosialita papan atas namanya tak pernah absen menghiasi media Tanah Air. Nia boleh dikatakan sosok ideal dambaan para perempuan. Cantik, popular dan kaya raya.

Beritanya juga terus menghiasi berbagai media di Indonesia. Setiap apa yang dilakukannya juga seringkali menjadi viral. Bahkan untuk hal hal sepele sekalipun. Misalnya kita ingat membaca berita yang pernah Viral tentang Nia yang tidak tahu cara mengupas buah salak dan nanas.

Postingannya di media sosial juga selalu menarik perhatian warganet. Bahkan banyak media membuat berita mengutip dari unggahannya di medsos miliknya. Setiap postingannya selalu menarik untuk diikuti.

Ardi, sang suami tak kalah keren. Ardi dikenal sebagai pengusaha nasional yang sukses. Tubuhnya atletis, ganteng dan juga popular. Tentu juga kaya raya. Sangat ideal.

Dia merupakan putra pengusaha Aburizal Bakrie. Sehingga pasangan tersebut boleh dikatakan sangat ideal. Mereka selama ini juga dikenal sebagai keluarga yang sangat ideal dan harmonis. Semua iri ingin memiliki keluarga sekeren mereka.

Namun, image baik yang selama ini mereka bangun hancur berkeping-keping seiring dengan kasus narkoba yang menjerat mereka. Seperti kata pepatah kemarau setahun dihapus dengan hujan sehari. Nama baik yang dibangun selama bertahun-tahun hilang karena hal ini. Sungguh sangat disayangkan.

Kecerobohan mereka harus dibayar mahal. Dunia pun seperti berbalik. Orang tadinya kagum dan memuji mereka kini sudah berubah sikapnya. Sebaliknya banyak orang kini mengkritisi mereka dengan berbagai macam ungkapan. Meski begitu, sejumlah sahabatnya memberikan dukungan dan semangat pada Nia. Mulai Marshanda hingga Cacha Frederica.

Marshanda misalnya menulis di medsosnya: "Ni.. Aku akan berada di sini jika kamu membutuhkan bantuan, cinta, dan hati yang terbuka untuk mendengarkan dan menjadi sahabatmu."

Senada juga diungkapkan artis Cacha Frederica. Dia mengungkap Nia merupakan sosok yang baik dan punya kepedulian tinggi. Mereka dengan tulus membela sahabatnya yang kini ditahan di kantor polisi.

Dukungan moral dari para sahabat dan keluarga sangat penting agar Nia dan Ardi bisa segera bangkit dan berubah. Kini mereka berada di titik 0. Mereka yang biasanya hidup terpandang kini harus hidup di ruang tahanan yang sempit.

Mereka juga mengenakan pakaian tahanan sejajar dengan tahanan lain. Tentu kondisi ini tidak mudah bagi mereka. Belum lagi tekanan dari pemberitaan media yang bertubi tubi tentang mereka.

Ditambah lagi mereka harus berpisah dengan anak-anaknya yang masih kecil. Sangat berat. Tapi itulah konsekuensi bagi siapapun yang berani bermain-main dengan narkoba. Ada hukuman sosial dari masyarakat. Ada juga konsekuensi hukum yang harus mereka hadapi nanti.

Sabtu (10/7/2021), Nia dan Ardi dihadirkan pertama kali sejak ditangkap dalam konferensi pers Polres Metro Jakarta Pusat. Dalam kesempatan itu, Nia mengakui bahwa apa yang dilakukannya bukan perbuatan yang baik.

"Saya berharap saya dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya, terutama yang saya kasihi orang tua dan seluruh keluarga bsesar terutama anak-anak saya, dan terutama buat saya pengampunan dari Allah. Saya akan bersikap kooperatif dan terima kasih atas semua doa, ucap Nia sambil menangis dan menunduk. Ardi tampak berusaha menenangkan dengan mengusap pundak Nia. Nia berjanji akan kooperatif menjalani proses hukum.

Seperti diberitakan, Nia dan ZN, sopirnya, ditangkap di daerah Pondok Indah, Jakarta Selatan atas dugaan penyalahgunaan narkoba Rabu (7/7) pukul 15.00 WIB. Sementara Ardi menyerahkan diri pada 20.00 WIB ke Polres Metro Jakarta Pusat setelah mendapat telepon dari Nia. Mereka pun resmi menjadi tersangka dan ditahan. Dari mereka, polisi mengamankan sabu 0,78 gram dan bong atau alat isap sabu sebagai barang bukti. Dalam kasus ini, Nia dan Ardie dijerat pasal 127 UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancamannya 4 tahun penjara. Lewat pengacaranya, mereka sudah mengajukan rehabilitasi. Namun, semua proses hukum kini berada di tangan polisi.

Kasus yang dihadapi Nia dan Ardi ini merupakan salah satu dari kasus narkoba yang melibatkan artis. Sebelumnya sudah banyak artis yang terseret barang ilegal tersebut. Sebut saja musisi Andi, Ridho Roma, Reza Artamevia, Dwi Sasono, Jefri Richol, Catherine Wilson, Fariz RM, Ahmad Albar, dan masih banyak lagi. Beberapa diantaranya bahkan ditangkap dua sampai tiga kali dalam kasus yang sama.

Ada yang menjalahi hukuman penjara, banyak juga yang hanya direhabilitasi. Apakah Nia dan Ardi hanya akan menjalani rehabilitasi? Kita tunggu saja. Simak terus perkembangan kasus ini di News RCTI+.

News RCTI+ tak hanya banyak mengabarkan tentang kasus hukumnya. Setiap hal yang menarik tentang Nia dan Ardi semua bisa dibaca di News RCTI+. Mulai dari kehidupan masa lalu mereka, kebiasaan mereka, dukungan sahabat sahabat sesama artis hingga kabar keluarga besar mereka.

Co-Managing Director RCTI+ Valencia Tanoesoedibjo mengungkapkan pihaknya sangat konsern untuk terus memberikan literasi akan bahaya narkoba kepada masyarakat. News RCTI+ akan terus menampilkan berita-berita yang inspiratif termasuk juga bagaimana masyarakat bisa terhindar dari bahaya pengaruh narkoba, kata Valencia.

Menurut dia, tak hanya kalangan artis yang bisa terjerat narkoba tapi semua orang bisa terjerumus. Karena itu, pengetahuan akan bahaya narkoba harus terus digemakan agar masyarakat terhindar dari bujukan barang ilegal tersebut.

Meski sudah ada status darurat narkoba, namun angka pelanggarannya terus naik. Bahkan, Indonesia tidak lagi jadi pasar narkoba. Indonesia kini sudah dikenal menjadi produsen narkoba yang sangat massif. Hampir separuh napi yang menghuni lapas dan rutan adalah kasus narkoba.

Narkoba tak hanya merusak generasi muda, namun secara ekonomi sangat merugikan. Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebut berdasarkan survei pada 2019, kerugian ekonomi yang muncul akibat kasus narkoba mencapai Rp84 triliun. Dan trennya cenderung meningkat setiap tahun.

Sebagai news aggregator, berita-berita di News RCTI+ disuplai oleh para publisher yang kompeten dan kredibel. Sejauh ini sudah ada 87 publisher dari berbagai genre yang sudah bekerja sama dengan News RCTI+. Sebanyak 87 publisher menyuplai berita 7.500 hingga 9.000 setiap hari ke News RCTI+ dalam berbagai isu di segala bidang.

Ribuan berita tersebut ditampung dalam 14 kategori atau kanal. Yaitu, Berita Utama, Terkini, Populer, Otomotif, Travel, Ekonomi, Gaya Hidup, Muslim, Seleb, Teknologi, Olahraga, Global, Nasional, dan Infografis. News RCTI+ juga sudah menyediakan Topik Menarik untuk memudahkan pembaca mencari kumpulan berita menarik yang disukainya.

Publisher-publisher yang telah berkolaborasi dengan RCTI+ diantaranya : Okezone.com, Sindonews.com, Inews.id, Republika.com, Jawapos.com, Bisnis.com, Investor.com, Brilio.net, Tabloidbintang.com, Katadata.co.id, Rmol.id, Beritasatu.com, Infobanknews.com, dan Inilah.com. Selain itu ada Indozone.id, Ayojakarta.com, pojoksatu.id, Alinea.id, Gwigwi.com, dw.com dan masih banyak lagi.

Tak hanya publisher yang home base-nya di Jakarta, News RCTI+ juga menggandeng banyak publisher berpengaruh yang markasnya di daerah. Sebut saja Radarjogja.com, Bantenhits.com, Ayosemarang.com, Ayobogor.com, Suarantb.com, Lombokpost.com, Suarasurabaya.net, Sumselupdate.com, Bukamatanews.id, Mandalapos.co.id dan masih banyak yang lain.

Artikel Asli