Pendidikan Tidak Kenal Usia, Nenek Ini Berhasil Tamat S2 di Usia 90 Tahun! | Keepo.me

keepo.me | Populer | Published at 20/02/2021 13:00
Pendidikan Tidak Kenal Usia, Nenek Ini Berhasil Tamat S2 di Usia 90 Tahun! | Keepo.me

Banyak yang meyakini bahwa belajar itu adalah proses yang dilakukan seumur hidup. Artinya, proses belajar nggak bisa dibatasi oleh usia dan hanya bisa dihentikan oleh kematian saja. Hal inilah yang dipegang teguh oleh seorang nenek yang bernama Lorna Prendergast. Usianya memang sudah 90 tahun, tapi dia tetap semangat menuntut ilmu di University of Melbourne.

Dia berhasil mendapatkan gelar Master di bidang ilmu lansia pada salah satu universitas terbaik di Australia tersebut. Ketika namanya dipanggil untuk menerima ijazah, tepuk tangan pun membahana. Bukan karena dia menjadi wisudawan terbaik, tapi tekadnya yang tak pernah luntur untuk belajar meskipun merupakan wisudawan tertua di situ.

Yang lebih uniknya lagi, Lorna menjalani seluruh proses pendidikan S2 nya lewat internet. Padahal, seperti kita ketahui sendiri, orang tua saja sudah mulai kesulitan mengikuti perkembangan teknologi, apalagi nenek-nenek. Karena itulah, Lorna berharap kisahnya ini bisa menjadi inspirasi.

Baca juga: Di PHP-in Rektor Gara-gara Nggak Mau Disalamin, Mahasiswa ini Langsung Balas Dendam Super 'Epic' Saat Wisuda

Saya semakin ingin agar yang lain juga mewujudkan mimpi mereka. Tidak seorang pun yang terlalu tua, jangan mengeluh "sudah terlalu tua, tak bisa melakukan apa-apa lagi. Tidak ada kata "tidak bisa" di dalam kamus (saya)," kata Lorna.

twitter.com

Lorna mulai masuk ke dunia pendidikan lagi setelah suaminya, Jim, pria yang sudah menemaninya selama 64 tahun, meninggal dunia. Setahun masa berkabung dirasa cukup bagi Lorna dan dia memutuskan untuk melanjutkan hidup. Lalu, ketika sedang menonton acara TV, dia melihat program yang mengatakan bahwa musik bisa membantu mereka yang mengalami demensia.

Demensia atau pikun adalah penyakit yang sering menyerang mereka yang sudah lanjut usia. Jadi, musik bisa membantu lansia untuk memulihkan sebagian ingatan mereka. Dari situlah dia tergerak untuk mencari tahu lebih banyak. Dia memulai proses belajar jarak jauh via internet yang awalnya memang terasa menyulitkan. Tapi, di situlah tantangannya.

Salah satu hal yang perlu penyesuaian lebih lama adalah ketika saya harus mencari foto untuk membuat presentasi, saya memerlukan waktu lebih lama. Tetapi kami memiliki tim IT yang bagus di sini dan mereka banyak sekali membantu saya." ujarnya.

Professor Rosemary McKenzie selaku pembimbing Lorna berharap langkahnya ini akan diikuti oleh para lansia lainnya. Dengan begitu, para lansia bisa merasa kalau kehidupan mereka tetap berarti walaupun fisik tidak lagi seperti dulu.

Baca juga: Wisudawan Ini Hanya Bisa Bawa Foto Almarhum Ortunya Saat Acara Kelulusan

metro.co.uk

Salut banget ya dengan Nenek Lorna? Nah, kalau dia aja tetap semangat menyelesaikan studi di usia yang nyaris mencapai 1 abad, masa kamu yang masih muda terus males-malesan? Buktikan dong kalau anak muda tuh nggak kalah semangat dengan mereka yang sudah lanjut usia.

Artikel Asli