Loading...
Loading…
Rapid Test Massal di Kampung Sekitar PT HM Sampoerna, 241 Orang Reaktif

Rapid Test Massal di Kampung Sekitar PT HM Sampoerna, 241 Orang Reaktif

Populer | inewsid | Kamis, 14 Mei 2020 - 21:14

SURABAYA, iNews.id Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur (Jatim) melakukan rapid test serentak terhadap 647 warga di kawasan sekitar pabrik rokok PT HM Sampoerna Tbk. Hasilnya, 241 orang reaktif corona (Covid-19).

Koordinator Bidang Pencegahan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, rapid test serentak tersebut dilakukan di empat kampung. Antara lain Rungkut Lor 174 orang, Rungkut Kidul 149 orang, Kedung Baruk 149 orang dan Kedung Asem 173 orang.

Untuk Rungkut Lor ada 74 orang yang reaktif. Rungkut Kidul, ada 79 orang reaktif, dan Kedung Baruk 53 orang reaktif. Sementara di Kedung Asem ada 61 orang yang reaktif, katanya, Kamis (14/5/2020).

Febri mengatakan, hingga hari ini total rapid test yang telah dilakukan di Kota Surabaya kurang lebih mencapai 9.773 orang. Untuk warga yang dinyatakan reaktif, segera ditindaklanjuti dengan tes swab.

Tapi ada yang langsung pada saat itu juga dilakukan swab test. Ada juga yang besoknya di swab. Tapi sekarang hasilnya belum keluar, katanya.

Febri mengatakan, selain di permukiman warga, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya juga menggelar rapid test massal di sejumlah pasar di Kota Pahlawan. Di antaranya di Pasar Genteng, Pasar Simo dan Simo Gunung, serta Pasar Keputran.

"Untuk hasilnya yang Pasar Genteng total rapidnya ada 50, reaktifnya ada 25 orang. Pasar Keputran ada 15 reaktif dari 50 orang, katanya.

Febri mengatakan, rapid test terus dilakukan untuk memisahkan warga yang negatif dan reaktif. Karena setelah reaktif, langsung kita tempatkan di hotel agar terpisah dari yang negatif itu sampai hasil swabnya keluar, ujarnya.

Febri juga menyebut, rapid test massal dilakukan untuk menekan angka penularan. Ini terlihat banyak ya, karena kita baru punya rapid test. Test PCRnya juga bertambah di ITD (Institute of Tropical Disease), Rumah Sakit Premiere dan Rumah Sakit Adi Husada, katanya.

Karena itu, pihaknya berharap, masyarakat tetap menjaga diri dengan meningkatkan kedisiplinan. Tetap menerapkan physical distancing, menggunakan masker dan rajin mencuci tangan. Disiplin pakai masker, menghindari gerombolan, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, perilaku hidup bersih dan sehat harus dilaksanakan, katanya.

Original Source

Topik Menarik

{