Loading...
Loading…
Percobaan Kedua Pemecahan Rekor SSC Tuatara Berakhir Mengecewakan

Percobaan Kedua Pemecahan Rekor SSC Tuatara Berakhir Mengecewakan

Otomotif | sindonews | Sabtu, 26 Desember 2020 - 06:09

Diketahui, sebelumnya banyak orang meragukan klaim SSC yang mengatakan mobil mereka, SSC Tuatara berhasil meraih kecepatan tertinggi 508,73 kilometer per jam. Kencangnya isu tersebut membuat CEO SSC North America, Jarod Shelby memutuskan mengulang atau melakukan percobaan kedua guna meyakinkan klaim sebelumnya.

Upaya percobaa kedua pemecahan rekor itu disebutkn telah dlakukan di Florida. Berbeda dengan lokasi pertama yang dilakukan di Las Negas, Nevada. Tidak hanya lokasinya yang berbeda pengemudi mobilnya juga berbeda. Jika di percobaan sebelumnya SSC Tuatara dikendarai oleh pebalap mobil Oliver Webb, di percobaan kedua mobil itu dikendarai oleh pemiliknya langsung, Dr Larry Caplin.

Meski terlihat yakin untuk mengulang capaian di percobaan pertama, percobaan kedua itu justru berakhir mengecewakan. Mobil yang digunakan untuk percobaan itu, SSC Tuatara justru rusak saat dikendarai. Mobil yang dikendarai oleh Dr Larry Caplin itu rusak berat saat kecepatan baru mencapai 403 kilometer per jam.

Penyebabnya mesin mobil mengalami suhu panas yang sangat tinggi. Hal itu terjadi dikarenakan kerja berat mesin yang begitu ekstrem. Alhasil suhu panas itu membuat dua busi mobil rusak parah dan tidak bisa berjalan dengan maksimal.

Dikatakan Robert Mitchell, Jarod Shelby memutuskan untuk tidak meneruskan percobaan. Mereka berencana akan melakukan kembali percobaan ketiga setelah libur Natal usai.

Original Source

Topik Menarik