Ferrari Purosangue Hybrid Tertangkap Basah Ngebut di Jalan
Ferrari terlihat sedang aktif menguji varian baru dari SUV mewahnya, Purosangue, setelah sebuah prototipe yang tertutup kamuflase tebal berhasil diabadikan saat meninggalkan kantor pusat Ferrari di Maranello, Italia.
Meskipun model ini masih mempertahankan bentuk dasar Purosangue, penggunaan kamuflase yang ekstensif mengisyaratkan bahwa Ferrari tidak sekadar melakukan pembaruan kosmetik; perubahan terbesar diyakini mencakup aspek mekanis, khususnya pada sistem *powertrain*.Purosangue, yang diperkenalkan pada tahun 2022, hadir dengan mesin V12 *naturally aspirated* (NA) berkapasitas 6,5 liter. Namun, varian baru ini dikabarkan kemungkinan akan menggunakan mesin yang lebih kecil demi memenuhi standar emisi yang semakin ketat di Eropa.
Di antara opsi yang sedang diperkirakan adalah penggunaan mesin V8, V6, atau sistem *plug-in hybrid* (PHEV) yang memadukan mesin pembakaran internal dengan motor listrik.
Ferrari sebelumnya telah membuktikan kemampuan teknologi *hybrid* melalui model-model seperti F80 dan 296 GTB, sehingga penggunaan *powertrain* elektrifikasi pada Purosangue bukanlah hal yang mustahil.
Jika benar, SUV berperforma tinggi ini diharapkan menawarkan keunggulan seperti kemampuan berkendara menggunakan tenaga listrik untuk perjalanan kota sehari-hari, sekaligus meningkatkan efisiensi bahan bakar tanpa mengorbankan performa yang menjadi ciri khas Ferrari.Meskipun efisiensi bahan bakar bukan prioritas utama pelanggan Ferrari, fitur ini dinilai tepat untuk sebuah SUV yang dirancang bagi perjalanan jarak jauh dengan tingkat kenyamanan lebih tinggi dibandingkan model-model lainnya.
CEO Ferrari, Benedetto Vigna, sebelumnya telah mengonfirmasi bahwa perusahaan akan memperkenalkan dua model baru sebelum akhir tahun 2026, namun identitas kedua model tersebut masih dirahasiakan.
Selain versi baru Purosangue, beberapa model lain juga dikaitkan dengan rencana peluncuran ini, termasuk Ferrari 296 Challenge Stradale, F80 Aperta, serta versi yang lebih ekstrem dari 12Cilindri yang disebut-sebut berpotensi menghidupkan kembali emblem GTO.
Di saat yang sama, Ferrari terus mencatatkan kinerja penjualan yang kuat, dengan pesanan kendaraan dilaporkan telah penuh hingga tahun 2027—termasuk untuk model listrik pertama perusahaan, Ferrari Luce, yang kabarnya mendapat sambutan positif meskipun sempat memicu beragam reaksi saat pertama kali diumumkan.

