Porsche  Akan Kenalkan Taycan Bertenaga Listrik dengan Sistem E-Shift

Porsche Akan Kenalkan Taycan Bertenaga Listrik dengan Sistem E-Shift

Otomotif | sindonews | Minggu, 16 Agustus 2026 - 09:26
share

Porsche Akan Kenalkan Taycan Bertenaga Listrik dengan Sistem E-Shift

LONDON - Porsche dilaporkan berencana untuk menghentikan produksi model Taycan pada tahun 2030, tetapi produsen mobil Jerman tersebut belum mengkonfirmasi maupun membantah informasi ini secara langsung.

Porsche Taycan, yang diluncurkan pada tahun 2019, adalah kendaraan listrik pertama merek tersebut dan dengan cepat menjadi salah satu sedan listrik empat pintu berperforma tinggi yang paling menarik di pasaran.

Namun, setelah tujuh tahun penjualan yang terus menurun dan strategi kendaraan listrik yang semakin tidak pasti, Taycan mungkin akan dihentikan produksinya.Majalah bisnis WirtschaftsWoche, mengutip sumber anonim dari Porsche, melaporkan bahwa produsen mobil Jerman tersebut dikabarkan berencana untuk menghentikan produksi model Taycan pada tahun 2030.

Jika informasi ini akurat, siklus produksi Taycan akan berakhir setelah sekitar satu dekade berada di pasaran.

Sumber-sumber mengindikasikan bahwa Porsche mempertimbangkan untuk memindahkan produksi Taycan dari pabrik utamanya di Stuttgart ke Leipzig. Opsi lain dilaporkan adalah menghentikan produksi lebih cepat.

Namun, Porsche diyakini pada akhirnya memilih pengurangan produksi secara bertahap dan mengakhiri model tersebut pada akhir dekade ini, sambil tetap melanjutkan produksi di Stuttgart.

Reuters menghubungi Porsche, tetapi juru bicara menolak berkomentar, dan malah mengutip wawancara dari bulan Juli di mana CEO Michael Leiters mengatakan perusahaan "tidak memiliki rencana untuk menghentikan produksi Taycan dalam waktu dekat."Namun, pernyataan ini agak umum dan tidak bertentangan dengan laporan terbaru, artinya Porsche mempertahankan pendiriannya yang biasa sebagai produsen mobil: tidak mengkonfirmasi maupun membantah rumor tersebut.

Masih belum jelas apakah Porsche berencana mengembangkan generasi baru Taycan atau menghentikan produksi model tersebut sepenuhnya.

Pada bulan Maret, Autocar melaporkan bahwa Porsche dikabarkan mempertimbangkan untuk menggabungkan Taycan dan Panamera menjadi satu model empat pintu, dengan pilihan mesin pembakaran internal, plug-in hybrid, dan powertrain serba listrik.

Laporan sebelumnya dari Autocar pada tahun 2022 menunjukkan bahwa Taycan akan memiliki generasi kedua; pada saat yang sama, Panamera yang lebih besar juga akan beralih ke powertrain listrik.

Pada tahun 2024, Kevin Giek, kepala lini Taycan, mengungkapkan bahwa kedua model tersebut dapat hidup berdampingan dan mengkonfirmasi bahwa penerus Taycan tidak akan menggunakan platform PPE milik Macan EV.Saat itu, Porsche menegaskan bahwa mereka ingin mempertahankan Taycan "sebagai model andalan." Giek menjelaskan bahwa perusahaan ingin menjadikannya model jangka panjang, seperti 911. "Ketika kami memutuskan untuk mengembangkan model baru, kami tidak hanya berpikir untuk mempertahankannya selama tiga atau empat tahun," tambahnya.

Sejak saat itu, perspektif Porsche terhadap Taycan tampaknya telah berubah, meskipun model tersebut baru saja mengalami peningkatan.

Versi 2027 dibanderol mulai dari USD111.900 di AS dan menambahkan sistem E-Shift opsional, yang mensimulasikan sensasi mesin pembakaran internal dengan perpindahan gigi virtual yang terasa seperti perpindahan gigi sungguhan, bersama dengan takometer digital.

Namun, performa yang mengesankan dan peningkatan teknis terbaru tidak mampu menyelamatkan penjualan Taycan. Porsche menjual 16.339 unit Taycan pada tahun 2025, penurunan 22 dibandingkan tahun 2024. Pada paruh pertama tahun 2026, perusahaan hanya menjual 6.219 unit secara global, penurunan sekitar 25 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Porsche pernah memperkirakan kendaraan listrik akan menyumbang 80 dari penjualan globalnya pada tahun 2030. Perusahaan tersebut kemudian mengakui bahwa pencapaian tujuan ini akan bergantung pada permintaan pelanggan yang sebenarnya. Sejak itu, Porsche mulai mengevaluasi kembali peran mesin bensin dan sistem penggerak hibrida plug-in, yang menunjukkan bahwa transisi ke kendaraan listrik terjadi jauh lebih lambat daripada yang diprediksi beberapa tahun lalu.

Terlepas dari penurunan penjualan, Taycan masih dapat dianggap sebagai kisah sukses. Pada Februari 2024, Porsche melaporkan telah memproduksi hampir 150.000 unit Taycan, angka yang bisa meningkat menjadi sekitar 180.000 unit pada tahun 2026.

Ini masih merupakan angka yang mengesankan untuk mobil listrik mewah empat pintu dengan harga mulai dari lebih dari Uasad100.000, terutama mengingat ini menandai langkah pertama Porsche ke pasar kendaraan listrik.

Saat diluncurkan, Taycan membuktikan bahwa kendaraan listrik yang besar dan berat pun tetap dapat mewujudkan esensi Porsche.

Platform listrik 800V yang dikembangkan khusus untuk model ini juga membantu menetapkan standar baru untuk kecepatan pengisian daya dan performa. Hingga saat ini, Taycan tetap menjadi salah satu kendaraan listrik dengan performa terbaik di pasaran.

Topik Menarik