Ngeri! Mobil Listrik Tesla Cybertruck Terbelah 2 akibat Kecelakaan Beruntun
JAKARTA, iNews.id - Tesla Cybertruck mengalami kerusakan ekstrem hingga terbelah menjadi dua bagian akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan sedikitnya 10 kendaraan di Silver Spring, Maryland, Amerika Serikat, Sabtu (19/7/2026) waktu setempat. Meski kondisi kendaraan hancur, seluruh korban dilaporkan hanya mengalami luka ringan.
Insiden bermula ketika sebuah truk pengangkut barang diduga kehilangan kendali sebelum menghantam deretan kendaraan di jalan raya. Tim penyelamat yang tiba di lokasi mendapati banyak kendaraan mengalami kerusakan parah dan beberapa penumpang terjebak di dalam mobil mereka.
Menurut otoritas Montgomery County, kecelakaan tersebut melibatkan sedikitnya 10 kendaraan. Petugas pemadam kebakaran harus melakukan proses evakuasi terhadap sejumlah korban yang terjebak akibat benturan keras.
Foto-foto dari lokasi kejadian memperlihatkan puing-puing berserakan di sepanjang jalan. Sebuah SUV berwarna hitam tampak terguling di belakang truk pengangkut milik Nation Capital Movers, sementara SUV lainnya terlihat ringsek setelah diduga terseret akibat tabrakan.
Namun, perhatian publik justru tertuju pada Tesla Cybertruck. Pikap listrik berbahan baja tahan karat itu mengalami kerusakan sangat parah, dengan bagian kabin terpisah sepenuhnya dari bak belakang kendaraan. Bahkan, kabel tegangan tinggi kendaraan terlihat menggantung setelah benturan.
Cybertruck memang kerap menjadi sorotan sejak pertama kali diperkenalkan Tesla karena desain futuristis berbentuk baji yang memicu pro dan kontra. Meski sebelumnya beberapa unit Cybertruck pernah diberitakan mengalami kecelakaan, terjebak di pasir, terguling di jalur off-road, hingga masuk ke kolam renang kosong, kondisi kendaraan yang terbelah dua seperti pada insiden ini menjadi salah satu kecelakaan paling dramatis yang pernah terjadi.
Pihak kepolisian kemudian memberikan perkembangan terbaru terkait jumlah korban. Sebanyak 10 orang dilarikan ke rumah sakit setempat dengan luka ringan, termasuk tiga anak-anak.
"Laporan awal menunjukkan sebuah truk pengangkut barang kehilangan kendali dan menabrak sedikitnya 10 kendaraan," kata pihak kepolisian.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Melihat tingkat kerusakan kendaraan, terutama Cybertruck yang terbelah menjadi dua, dampak insiden itu diperkirakan berpotensi jauh lebih fatal.
Hingga kini, penyidik masih menyelidiki penyebab pasti truk pengangkut barang tersebut kehilangan kendali. Pihak berwenang juga belum mengungkap apakah terdapat faktor lain yang turut berkontribusi terhadap kecelakaan tersebut. Investigasi masih terus berlangsung.


