T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?

T1, Inikah Mobil Listrik Pertama BAIC di Indonesia?

Otomotif | sindonews | Jum'at, 26 Juni 2026 - 21:20
share

Pasar kendaraan listrik (EV) Indonesia segera kedatangan penantang serius. Bukan sekadar menonjolkan efisiensi tanpa emisi, pendatang baru dari BAIC Group ini membawa narasi kemewahan senyap (quiet luxury) dan ruang kabin ekstra lapang. Lewat kampanye siluet dan detail produk yang misterius, kendaraan ini disiapkan untuk meredefinisi ekspektasi konsumen tanah air.

"Sesuatu yang besar akan datang ke pasar EV Indonesia. Ini bukan sekadar EV baru, melainkan smart premium EV yang siap membawa standar baru di segmennya," ujar perwakilan manajemen BAIC Indonesia terkait kampanye produk terbaru mereka.

Dimensi Kompak, Ruang Terluas di Kelasnya

Berbekal rekam jejak sebagai salah satu grup otomotif terbesar di China dengan keahlian manufaktur global, BAIC menghadirkan arsitektur ruang yang sangat efisien. Kendaraan ini dirancang kompak di luar, namun menyimpan ruang yang luar biasa lega di dalam. Dimensi Bodi: Panjang 4.337 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.572 mm.

Sumbu Roda (Wheelbase): Mencapai 2.770 mm.

Angka ini mutlak menjadikannya yang terpanjang di kelasnya, memastikan ruang kaki (legroom) setara SUV premium.Kenyamanan Kabin: Terdapat 32 kompartemen penyimpanan, dipadukan dengan atap kaca panoramik (skyroof) terbesar di segmennya untuk kesan terbuka dan luas.

Insulasi Maksimal: Sebanyak 85 persen bodi dilapisi material peredam suara khusus, menciptakan pengalaman berkendara yang kedap dan tenang.

Fitur Unggulan: Kecerdasan Buatan dan Manajemen Daya

Sesuai posisinya sebagai kendaraan masa depan, mobil ini dijejali peranti pintar yang mempermudah rutinitas harian konsumen urban modern.Pengecasan Ultra-Cepat: Waktu tunggu di stasiun pengisian daya dipangkas drastis. Baterai dapat terisi dari 30 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu 25 menit.

Teknologi Mengemudi Otonom: Pengemudi dimanjakan oleh sistem parkir mandiri (self-parking) yang bekerja otomatis, didukung oleh 12 sensor Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) Level 2.

Mobilitas Berbagi Daya: Mobil ini mendukung fungsi Vehicle-to-Vehicle (V2V) Charging untuk mengisi daya mobil listrik lain, serta sistem Vehicle-to-Load (V2L) berkapasitas 3.5kW yang mengubah mobil menjadi generator listrik portabel untuk berbagai peralatan rumah tangga atau aktivitas luar ruang.

Perbandingan Arsitektur Ruang di Segmen EV Kompak

Di pasar EV Indonesia saat ini, dimensi kompak sering kali menuntut kompromi pada kenyamanan penumpang belakang. Namun, jika dibandingkan dengan rata-rata mobil listrik berdimensi panjang 4,3 meter yang umumnya memiliki wheelbase di kisaran 2.600 mm, BAIC mendisrupsi segmen ini dengan wheelbase 2.770 mm. Hasilnya adalah kemasan cerdas: dimensi bodi yang tetap lincah membelah kemacetan kota atau area parkir sempit, namun dengan interior yang mengakomodasi kebutuhan keluarga layaknya mobil berdimensi jauh lebih besar.

Topik Menarik