Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Geely telah mengajukan versi terbaru SUV listrik EX5 di China, yang menampilkan beberapa perubahan signifikan dalam hal desain, teknologi, dan powertrain.
Model ini, yang juga menjadi dasar untuk Proton e.MAS 7, kini menerima tambahan daya 114 hp dan sistem LiDAR, yang mengisyaratkan bahwa ia akan menawarkan fungsi bantuan pengemudi yang lebih canggih.
Model baru ini juga menggunakan gagang pintu konvensional alih-alih gagang pintu tersembunyi yang digunakan pada model saat ini. Selain itu, bagian depan menerima desain bumper yang lebih agresif sementara sensor LiDAR dipasang di atap.Kamera samping di spatbor depan dan kamera tambahan di spoiler atap juga dapat dilihat dalam dokumen persetujuan yang diajukan.
Perubahan terbesar terletak pada sistem penggerak. Jika EX5 saat ini menggunakan motor listrik tunggal di poros depan, model baru ini dilengkapi dengan motor listrik TZ184QY301 yang dipasang di poros belakang.Motor ini menghasilkan daya maksimum 245 kW atau 329 hp, peningkatan sebesar 114 hp dibandingkan model sebelumnya. Kecepatan maksimum juga meningkat dari 175 km/jam menjadi 201 km/jam.
Perubahan ini menunjukkan bahwa Geely telah mengubah konfigurasi EX5 dari penggerak roda depan (FWD) menjadi penggerak roda belakang (RWD), sesuatu yang diharapkan memberikan karakter berkendara yang lebih seimbang dan menyenangkan.
Perkembangan ini juga patut diperhatikan karena Geely EX5 merupakan model kembar dari Proton e.MAS 7 yang dipasarkan di Malaysia. Kedua model tersebut berbagi platform, struktur bodi, sistem baterai, dan berbagai komponen kunci yang dikembangkan bersama oleh Geely dan Proton.
Oleh karena itu, setiap perubahan besar yang diperkenalkan pada EX5 biasanya merupakan indikasi awal dari teknologi dan peningkatan yang mungkin diterapkan pada e.MAS 7 di masa mendatang.
Jika Geely memutuskan untuk membawa konfigurasi RWD, motor 329 hp, dan sistem LiDAR ini ke pasar global, bukan tidak mungkin teknologi yang sama akan dipertimbangkan untuk versi terbaru e.MAS 7 di masa mendatang.Proton e.MAS 7 Kini Ditawarkan dalam Tiga Varian
Menariknya, perkembangan ini terjadi hanya sehari setelah Proton memperkenalkan varian e.MAS 7 Premium Plus baru bersamaan dengan KLIMS 2026.
Varian baru ini menggunakan baterai Aegis Short Blade LFP 68,39 kWh yang lebih besar, yang semakin meningkatkan jangkauan hingga 450 km menurut standar WLTP. Sebagai perbandingan, varian Premium menawarkan jangkauan hingga 410 km sedangkan varian Prime mampu menempuh jarak hingga 345 km menurut standar yang sama.
ProtonProton e.MAS 7 Premium Plus varian terbaru baru saja diluncurkan di KLIMS 2026
Dengan diperkenalkannya Premium Plus, jajaran Proton e.MAS 7 di Malaysia kini terdiri dari tiga varian, yaitu Prime, Premium, dan Premium Plus. Penambahan varian baru ini memberikan lebih banyak pilihan bagi pelanggan yang menginginkan SUV listrik dengan jangkauan lebih jauh tanpa harus beralih ke model yang lebih besar atau lebih mahal.Dimensi Sedikit Lebih Besar
EX5 baru berukuran panjang 4.636 mm, lebar 1.920 mm, dan tinggi 1.670 mm dengan jarak sumbu roda 2.750 mm.
Ini membuatnya 21 mm lebih panjang dari model sebelumnya. SUV ini ditawarkan dengan pelek 18 atau 19 inci dan berat antara 1.750 kg dan 1.830 kg.
Port pengisian daya juga telah dipindahkan dari spatbor depan ke bagian belakang kendaraan, perubahan yang mungkin dilakukan untuk mempermudah penggunaan di stasiun pengisian daya tertentu.
Kehadiran sensor LiDAR di atap menunjukkan bahwa EX5 mungkin akan menerima sistem bantuan mengemudi G-Pilot H5 yang mendukung fungsi Navigate On Autopilot (NOA) untuk berkendara di daerah perkotaan dan jalan raya.
Meskipun Geely belum mengungkapkan kapasitas baterai model ini, dokumen yang diajukan mengkonfirmasi bahwa mobil ini masih menggunakan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP).
Menariknya, penggunaan kembali gagang pintu konvensional sejalan dengan peraturan baru di Tiongkok yang akan membatasi penggunaan gagang pintu tersembunyi karena alasan keamanan.


