Stellantis Akan Mengembangkan Mobil Listrik Baru yang Terjangkau

Stellantis Akan Mengembangkan Mobil Listrik Baru yang Terjangkau

Otomotif | sindonews | Kamis, 21 Mei 2026 - 11:44
share

Stellantis secara resmi telah mengkonfirmasi rencana untuk memulai produksi lini baru mobil listrik kompak dan terjangkau di Italia mulai tahun 2028, membuka jalan bagi kelahiran kembali model-model ikonik seperti Fiat Panda dan Citroën 2CV dalam versi EV modern.

Program baru ini, yang dikenal sebagai "proyek E-car", dikembangkan khusus untuk pasar Eropa, sejalan dengan kerangka kerja baru Uni Eropa (UE) yang bertujuan untuk membuat produksi mobil listrik kecil lebih praktis dan terjangkau bagi produsen otomotif.

Sistem ini dipandang mirip dengan konsep mobil kei di Jepang, di mana kategori M1E baru akan diperkenalkan untuk mobil listrik dengan panjang kurang dari 4,2 meter yang diproduksi di Eropa.

Berdasarkan peraturan tersebut, model dalam kategori M1E akan menerima "kredit super" terhadap target emisi karbon produsen, sehingga mendorong perusahaan untuk memproduksi mobil listrik kecil dengan harga lebih rendah.

Uni Eropa juga dikabarkan ingin mempertahankan regulasi kategori ini selama 10 tahun untuk memberikan stabilitas bagi produsen dan mengurangi biaya pengembangan.

Menurut Stellantis, segmen EV kecil memiliki potensi besar dan akan memainkan peran penting dalam memperluas penggunaan kendaraan listrik sehari-hari di kota-kota.Perusahaan tersebut menggambarkan proyek E-car sebagai kelanjutan dari tradisi Eropa tentang “mobilitas rakyat”, menawarkan mobilitas yang terjangkau bagi masyarakat luas.

CEO Stellantis, Antonio Filosa, sebelumnya menyatakan bahwa kurangnya mobil baru di bawah €15.000 (sekitar RM76.000) adalah salah satu alasan utama menyusutnya pasar otomotif Eropa.

Menurutnya, kemampuan untuk membeli mobil baru menurun karena terlalu sedikit model terjangkau yang ditawarkan saat ini.

Produksi model baru ini diharapkan akan dilakukan di pabrik Pomigliano di Italia Selatan, yang saat ini memproduksi Fiat Panda dan Alfa Romeo Tonale.

Pabrik tersebut dipilih karena kapasitas produksinya yang tinggi dan sejarah panjangnya dalam memproduksi mobil terjangkau yang populer di Eropa.Menariknya, Stellantis juga mengisyaratkan bahwa Fiat sedang mengembangkan penerus Panda yang lebih kecil dan lebih mendekati desain Panda asli tahun 1980-an.

Bos Fiat, Olivier François, sebelumnya menggambarkan model tersebut sebagai "beruang kecil" dibandingkan Grande Panda yang lebih besar.

Pada saat yang sama, Citroën juga diyakini sedang merencanakan model EV baru yang terinspirasi oleh 2CV, mobil Prancis populer setelah Perang Dunia II.

Bos Citroën, Xavier Chardon, mengatakan pasar Eropa membutuhkan mobil murah lagi untuk menarik konsumen membeli mobil baru.

Menurutnya, usia rata-rata mobil di Eropa sekarang lebih dari 12 tahun karena banyak konsumen tidak lagi mampu membeli mobil baru karena kenaikan harga.

Meskipun Stellantis belum mengkonfirmasi apakah Panda dan "2CV modern" memang akan menjadi bagian dari proyek M1E, perusahaan tersebut mengatakan bahwa beberapa model menarik dari berbagai merek akan diperkenalkan melalui program tersebut.

Langkah ini juga merupakan bagian dari strategi besar Stellantis menjelang presentasi rencana masa depan perusahaan, termasuk memperkuat kerja sama dengan produsen Tiongkok seperti Leapmotor dan Dongfeng untuk pengembangan model EV generasi baru.

Topik Menarik