Indonesia Kembali Gelar Busworld Southeast Asia 2026, Karoseri hingga Bus Listrik Unjuk Gigi

Indonesia Kembali Gelar Busworld Southeast Asia 2026, Karoseri hingga Bus Listrik Unjuk Gigi

Otomotif | inews | Kamis, 16 April 2026 - 06:58
share

JAKARTA, iNews.id – Indonesia kembali akan menjadi tuan rumah ajang otomotif Busworld Southeast Asia 2026 yang akan berlangsung pada 20–22 Mei 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Pameran ini digelar bersamaan dengan INAPA 2026 dan EV & Charging Indonesia 2026.

Kolaborasi tiga pameran tersebut menghadirkan ekosistem industri otomotif dan transportasi paling lengkap di kawasan ASEAN. Ajang ini sekaligus menunjukkan perkembangan industri transportasi darat yang semakin modern, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Direktur PT Global Expo Management Indonesia (GEM), Baki Lee mengatakan Indonesia kembali dipercaya sebagai tuan rumah salah satu gelaran Busworld terbesar di kawasan. Dia menyebut kehadiran berbagai pelaku industri menjadi bukti kuatnya pasar Indonesia di mata global.

"Tahun ini, sejumlah karoseri terkemuka Indonesia dipastikan hadir, seperti Adiputro, Laksana, New Armada, dan Tentrem, serta partisipasi perdana dari Piala Mas," ujar Baki Lee dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (15/6/2026).

Menurutnya, pameran ini juga diikuti produsen global seperti Golden Dragon yang memperkuat daya tarik industri bus di Indonesia dan ASEAN. Selain itu, InfraMach sebagai distributor chassis MAN turut berpartisipasi dengan menghadirkan solusi kendaraan modern, termasuk teknologi bus listrik.

"Pengunjung akan dapat melihat langsung berbagai inovasi terbaru di industri transportasi penumpang, mulai dari: Bus listrik (electric bus) sebagai solusi mobilitas ramah lingkungan," katanya.

Selain bus listrik, pengunjung juga dapat melihat bus premium dengan standar kenyamanan tinggi, bus pariwisata modern, serta teknologi keselamatan dan sistem manajemen armada berbasis digital.

Di sisi lain, EV & Charging Indonesia 2026 akan menampilkan perkembangan kendaraan listrik, termasuk infrastruktur pengisian daya dan teknologi baterai. Sementara INAPA 2026 melengkapi ekosistem melalui produk komponen, aksesori, dan teknologi aftermarket otomotif.

Ketua Umum Askarindo, Jimmy Tenacious, mengapresiasi penyelenggaraan pameran ini karena dinilai mampu meningkatkan daya saing industri dalam negeri. Dia menilai kualitas karoseri Indonesia sudah diakui secara global.

"Busworld menjadi ajang unjuk gigi kualitas karoseri kita. Kita bisa lihat dari perkembangan penambahan jumlah karoseri yang ikut dan lahan yang disewa. Itu menandakan acara ini sangat sukses sebelumnya," kata Jimmy.

Dia juga menyoroti tingginya minat pembeli luar negeri terhadap produk karoseri Indonesia, dengan ekspor yang telah mencapai sekitar 1.000 unit.

"Industri karoseri Indonesia memiliki potensi besar untuk ekspor dan mampu bersaing di pasar global," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum Instran, Budi Susandi, menekankan pentingnya aspek keselamatan dalam pengembangan industri bus nasional.

"Jangan hanya memberikan masalah kenyamanan dan keindahan, tapi juga harus kita lihat masalah safety-nya," ujarnya.

Penyelenggaraan Busworld Southeast Asia 2026 diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pertumbuhan industri transportasi di Asia Tenggara. Ajang ini juga diyakini mampu mendorong percepatan menuju mobilitas yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Selain pameran, acara ini turut menghadirkan Busworld Conference yang mempertemukan para pakar dan pelaku industri untuk membahas tren, kebijakan, serta masa depan transportasi publik.

Topik Menarik