Ekspor Kendaraan Tembus Setengah Juta Unit, Industri Otomotif Indonesia Menggeliat

Ekspor Kendaraan Tembus Setengah Juta Unit, Industri Otomotif Indonesia Menggeliat

Otomotif | inews | Rabu, 8 April 2026 - 20:50
share

JAKARTA, iNews.id – Ekspor kendaraan Indonesia berhasil menembus lebih dari setengah juta unit sepanjang 2025. Capaian ini dinilai menjadi sinyal kuat industri otomotif nasional memiliki peluang besar untuk naik kelas di pasar global.

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Putu Juli Ardika mengungkapkan kinerja ekspor otomotif Indonesia terus menunjukkan tren positif. Bahkan, sepanjang 2025 industri otomotif mencatatkan rekor ekspor tertinggi dalam sejarah.

“Angka ekspor kita semakin menguat. Bahkan di tahun 2025 kita sukses mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa industri otomotif nasional,” kata Putu saat memberikan sambutan dalam opening ceremony Giicomvec 2026, Rabu (8/4/2026).

Berdasarkan data yang dipaparkan, total ekspor kendaraan utuh atau completely built up (CBU) dari Indonesia mencapai 518.212 unit ke 93 negara tujuan. Angka tersebut meningkat sekitar 9,75 persen dibandingkan capaian pada 2024 yang berada di angka 472.194 unit.

Menurut Putu, peningkatan ekspor tersebut menunjukkan kendaraan produksi Indonesia semakin dipercaya di pasar internasional. Hal ini tidak lepas dari peningkatan kualitas produksi serta daya saing industri otomotif nasional.

Tidak hanya kendaraan penumpang, kendaraan komersial seperti truk dan bus juga memberikan kontribusi terhadap ekspor otomotif nasional. Sepanjang 2025, ekspor kendaraan komersial tercatat mencapai lebih dari 20 ribu unit.

“Hal ini membuktikan bahwa kualitas produksi kendaraan komersial Indonesia telah diakui dan menjadi andalan di pasar internasional,” ucapnya.

Dia menilai industri otomotif, khususnya kendaraan komersial, memiliki peran penting dalam menopang perekonomian nasional. Selain memberikan kontribusi terhadap ekspor, kendaraan komersial juga menjadi tulang punggung distribusi logistik di berbagai sektor industri di dalam negeri.

Di sisi produksi, industri otomotif nasional saat ini mampu menghasilkan sekitar 1,2 juta unit kendaraan setiap tahun. Angka tersebut dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar, karena kapasitas produksi nasional sebenarnya dapat mencapai lebih dari 2 juta unit per tahun.

Kapasitas yang belum dimanfaatkan secara maksimal tersebut, industri otomotif Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk meningkatkan produksi sekaligus memperluas pasar ekspor. Sebab itu, penyelenggaraan Giicomvec 2026 diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat pertumbuhan industri otomotif nasional.

Pameran yang digagas oleh Gaikindo ini menjadi wadah bagi pelaku industri untuk menampilkan berbagai inovasi kendaraan komersial terbaru.

Selain itu, Giicomvec 2026 juga menghadirkan berbagai program edukasi seperti seminar dan diskusi mengenai masa depan industri otomotif.

Topik yang dibahas antara lain transformasi logistik, penggunaan kendaraan listrik pada sektor transportasi niaga, hingga peningkatan standar keselamatan transportasi.

Melalui forum tersebut, pelaku industri diharapkan dapat memperluas kolaborasi serta membuka peluang pasar baru bagi kendaraan produksi Indonesia di tingkat global.

Topik Menarik