Motor Sangar Ducati Monster Dapat Sentuhan Corak Baru, Begini Tampangnya
JAKARTA, iNews.id – Motor sangar Ducati Monster kini mendapat sentuhan corak warna baru yang membuat tampilannya semakin agresif. Ducati menghadirkan warna anyar bernama Sport yang melengkapi pilihan sebelumnya, Ducati Red dan Iceberg White, yang diperkenalkan pada Oktober lalu saat peluncuran generasi terbaru Monster.
Corak Sport membawa nuansa berbeda dengan tampilan lebih sporty dan dinamis. Desain tersebut terinspirasi dari motor legendaris Ducati Monster S4, model pertama dalam keluarga Monster yang menggunakan mesin empat katup.
Skema warna baru mengombinasikan abu-abu dengan sentuhan Racing Red pada velg sehingga memberi kesan agresif. Aksen merah juga muncul pada detail jok, flyscreen atau layar pelindung angin, bagian ekor, hingga tangki bahan bakar.
Perpaduan tersebut membuat motor ini tampil semakin sporty namun tetap elegan saat melaju di jalan. Corak Sport juga tersedia pada varian Plus yang dilengkapi penutup bodi depan dan penutup jok penumpang untuk mempertegas karakter agresif Monster.
Dalam keterangan persnya, Ducati mengatakan sebagai salah satu motor naked paling ikonik dari pabrikan Borgo Panigale, Monster tetap mengandalkan mesin V2 yang dikenal memiliki karakter torsi kuat. Mesin ini dirancang ideal untuk penggunaan harian di jalan raya dengan respons cepat namun tetap mudah dikendalikan.
Motor tersebut dirancang agar dapat dinikmati berbagai kalangan, mulai dari pengendara pemula hingga rider berpengalaman. Generasi terbaru Monster memadukan bobot ringan dan desain ringkas dengan konsep modern yang memperbarui filosofi motor naked sport khas Ducati.
Performa motor juga semakin mudah dikontrol berkat dukungan teknologi elektronik modern. Meski begitu, desainnya tetap mempertahankan DNA Monster sejak pertama kali diperkenalkan pada 1993, yakni mesin V2 bertenaga dan rangka yang terinspirasi dari motor Superbike.
Pada generasi terbaru, Ducati menggunakan rangka monokok aluminium yang membantu meningkatkan kekakuan struktur sekaligus mengurangi bobot motor. Konsep tersebut membuat Monster terasa lebih ringan tanpa mengurangi karakter performanya.
Bobot ringan memang menjadi salah satu kekuatan utama motor ini. Setiap komponen dirancang sesederhana dan seringan mungkin, mulai dari rangka monokok hingga subframe yang menggunakan campuran tekno-polimer dan struktur trellis.
Hasilnya, bobot motor berkurang sekitar 4 kilogram dibandingkan generasi sebelumnya yang sebenarnya sudah cukup ringan. Dengan bobot lebih rendah, Monster menjadi lebih lincah dan mudah dikendalikan dalam berbagai kondisi jalan.
Motor ini juga dirancang untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi pengendara. Posisi berkendara dibuat ergonomis sehingga rider tetap merasa rileks saat mengendarainya.
Tinggi jok hanya 815 mm sehingga memudahkan pengendara menapak ke tanah. Desain bodi yang ramping turut membantu meningkatkan rasa percaya diri, terutama saat berkendara di lalu lintas perkotaan.
Selain itu, posisi setang dan pijakan kaki dirancang untuk memberikan kontrol optimal ketika berkendara agresif. Pengaturan tersebut tetap nyaman digunakan saat berkendara santai dalam perjalanan harian.
Dari sisi desain, Monster terbaru tetap menonjolkan karakter autentik khas motor naked Ducati. Tampilan dibuat lebih ramping, sporty, dan dinamis tanpa menghilangkan identitas desain keluarga Monster.
Ciri khas tersebut terlihat dari lampu depan yang dibingkai tangki bahan bakar bergaya bison-back. Selain itu, terdapat jok tunggal untuk pengendara dan penumpang serta bagian ekor pendek yang mempertegas kesan ringan.
Ducati juga menyematkan paket elektronik modern pada motor ini. Fitur standar mencakup ABS Cornering, Traction Control, Wheelie Control, dan Engine Brake Control yang dapat diatur pada berbagai level.
Seluruh informasi berkendara ditampilkan melalui layar TFT berwarna berukuran 5 inci. Layar ini juga sudah mendukung sistem konektivitas Ducati Multimedia System serta navigasi turn-by-turn.
Untuk pertama kalinya, Monster juga dapat dilengkapi fitur cruise control. Teknologi tersebut membuat perjalanan jarak jauh terasa lebih nyaman dan santai bagi pengendara.
Motor ini juga memiliki empat mode berkendara yang memungkinkan rider menyesuaikan karakter motor dengan kondisi jalan. Salah satu mode yang tersedia adalah Urban Riding Mode yang cocok digunakan di dalam kota.
Sementara itu, Sport Riding Mode menawarkan respons mesin yang lebih agresif dan ideal digunakan di jalan berkelok seperti jalur pegunungan. Mode ini memberikan sensasi berkendara yang lebih sporty.
Ducati juga menyematkan sistem manajemen elektronik canggih yang mencakup Ducati Traction Control (DTC), Ducati Wheelie Control (DWC), Engine Brake Control (EBC), serta ABS Cornering untuk meningkatkan keamanan.
Selain itu, terdapat fitur Ducati Power Launch yang memungkinkan pengendara merasakan sensasi start layaknya motor balap MotoGP. Teknologi ini memberikan pengalaman berkendara yang lebih seru bagi para pencinta performa tinggi.
Dari sektor dapur pacu, Monster menggunakan mesin V2 terbaru yang sudah memenuhi standar emisi Euro 5+. Mesin tersebut juga memiliki interval perawatan panjang sehingga lebih praktis untuk penggunaan jangka panjang.
Pemeriksaan dan penyetelan celah katup hanya perlu dilakukan setiap 45.000 km, yang termasuk salah satu interval servis terpanjang di kelasnya. Hal ini membuat biaya perawatan motor menjadi lebih efisien.
Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimum 111 hp pada 9.000 rpm dengan torsi 91,1 Nm pada 7.250 rpm. Lebih dari 80 persen torsi puncak sudah tersedia pada rentang 4.000 hingga 10.000 rpm.
Karakter tenaga yang responsif membuat Monster tetap menyenangkan dikendarai di berbagai kondisi jalan. Sistem elektronik lengkap juga membantu menjaga performa tetap aman dan mudah dikendalikan.




