DNA Miata Bikin Mazda CX-5 Terbaru Lebih Enak Dikendarai

DNA Miata Bikin Mazda CX-5 Terbaru Lebih Enak Dikendarai

Otomotif | sindonews | Minggu, 1 Maret 2026 - 08:48
share

Melalui wawancara dengan media AS Motor1, Mazda menjelaskan bagaimana pengalaman mengembangkan mobil sport ikoniknya membantu meningkatkan pengalaman berkendara SUV populer mereka.

Untuk model tahun 2026, Mazda CX-5 hadir dengan penyetelan sasis baru yang terinspirasi oleh Mazda MX-5 Miata dan hasilnya, lebih stabil dan lebih nyaman daripada model sebelumnya.

Menurut Ruben Archilla, Manajer Senior Riset & Pengembangan Mazda, fokus utamanya bukanlah mengubah karakter CX-5, tetapi menyempurnakannya.

Model baru ini dikatakan menggunakan peredam kejut dengan diameter piston yang lebih besar dan sistem susunan katup yang lebih baik.

Desain ini mengurangi gesekan internal dan meningkatkan sensitivitas, terutama pada kecepatan rendah.

Kurva peredaman juga sekarang lebih linier, memberikan gaya peredaman yang lebih tinggi di awal pergerakan dan kurang agresif pada kecepatan piston yang lebih tinggi.Akibatnya, bodi kendaraan lebih terkontrol tanpa mengorbankan kenyamanan.

Mazda juga telah mengubah hubungan antara pegas dan peredam kejut, dengan CX-5 baru menggunakan pegas yang lebih lembut daripada generasi sebelumnya, sebuah konsep yang dipinjam dari Miata.

Pegas yang lebih lembut membantu menyerap ketidaksempurnaan jalan dengan lebih baik, membuat pengendaraan terasa lebih nyaman.

Pada saat yang sama, gaya peredaman ditingkatkan, terutama pada gerakan awal yang kecil untuk memastikan bahwa kemiringan bodi dan gerakan utama kendaraan tetap terkendali.

Kombinasi ini memungkinkan CX-5 untuk mempertahankan stabilitas tanpa perasaan "mengambang" yang berlebihan.Mazda juga telah meningkatkan rasa kemudi dengan meningkatkan umpan balik analog, dan sistem G-Vectoring Control juga telah disempurnakan.

Sistem ini sementara mengurangi torsi mesin ketika pengemudi mulai berbelok untuk mentransfer bobot ke ban depan, memberikan cengkeraman dan respons yang lebih baik, sehingga meningkatkan umpan balik melalui kemudi.

Untuk versi penggerak semua roda (AWD), Mazda sekarang menerapkan beban awal ringan pada kopling torsi sehingga ban depan dan belakang mencoba berputar pada kecepatan yang sama.

Efek sampingnya adalah "torsi penyejajaran diri" yang lebih terasa, yang membuat kemudi terasa lebih alami dan mudah dikendalikan.

Selain itu, pengurangan peredaman pada sistem power steering elektrik juga berkontribusi pada rasa yang lebih ringan namun tetap informatif.Pendekatan Mazda terhadap CX-5 baru bukanlah untuk mengubah identitasnya sebagai crossover yang menyenangkan untuk dikendarai.

Sebaliknya, peningkatan ini membuatnya lebih matang, lebih nyaman untuk penggunaan sehari-hari, sambil tetap mempertahankan kontrol dan keseimbangan yang selalu menjadi kekuatan model ini.

Bagi mereka yang menghargai pengalaman berkendara di segmen SUV kompak, evolusi ini menunjukkan bagaimana sentuhan dari roadster ringan seperti Miata dapat memberikan dampak besar pada crossover keluarga.

Topik Menarik