Perancang iPhone Sebut Layar Sentuh Bukan Teknologi yang Tepat untuk Mobil

Perancang iPhone Sebut Layar Sentuh Bukan Teknologi yang Tepat untuk Mobil

Otomotif | sindonews | Senin, 16 Februari 2026 - 07:35
share

Jony Ive, perancang di balik iPhone dan iPad, menggambarkan penggunaan layar sentuh sebagai kontrol utama di mobil sebagai pendekatan yang salah dari perspektif desain dan keselamatan pengemudi.

Ia mengatakan layar sentuh seharusnya bukan antarmuka utama di dalam kendaraan karena mengharuskan pengemudi untuk mengalihkan pandangan dari jalan.

“Layar sentuh adalah teknologi yang salah untuk menjadi antarmuka utama di dalam mobil,” katanya.

Menurut Ive, layar sentuh pada iPhone dikembangkan untuk menyelesaikan masalah spesifik, yaitu menciptakan perangkat multifungsi tanpa tombol fisik, bukan sebagai sistem kontrol saat mengemudi.

“Kami mengembangkan layar sentuh untuk menyelesaikan suatu masalah. Idenya adalah untuk menciptakan antarmuka umum yang dapat berupa kalkulator, mesin tik, atau kamera,” jelasnya.Namun, dalam konteks mengemudi, pendekatan itu dianggap tidak tepat karena pengemudi perlu fokus ke depan setiap saat.

“Saya tidak pernah berpikir untuk menggunakan layar sentuh di dalam mobil untuk kontrol utama karena itu mengharuskan Anda untuk mengalihkan pandangan dari jalan,” tambahnya.

Ive juga menekankan bahwa tombol dan sakelar fisik masih memainkan peran penting dalam desain interior mobil, terutama untuk fungsi dasar seperti AC dan kontrol utama.

Ia menjelaskan bahwa setiap sakelar fisik dapat dirancang dengan nuansa dan bentuk yang berbeda, memungkinkan pengemudi untuk menggunakannya tanpa harus melihat.

“Setiap sakelar terasa berbeda, jadi Anda tidak perlu melihat untuk menggunakannya,” katanya.Pendekatan ini diterapkan pada desain Ferrari Luce EV, yang menggunakan layar sentuh terbatas, tetapi tetap mempertahankan sebagian besar kontrol penting dalam bentuk fisik.

Mengomentari tren industri otomotif, Ive percaya bahwa penggunaan layar sentuh yang meluas terjadi karena dianggap sebagai teknologi terbaru, bukan hasil dari penyelesaian masalah nyata.

“Yang terjadi adalah layar sentuh dipandang sebagai sebuah tren. Setiap tahun layarnya semakin besar,” katanya.

Ia menambahkan bahwa desain kabin mobil saat ini lebih cenderung mengikuti tren teknologi daripada memprioritaskan ergonomi dan keselamatan pengemudi.

Topik Menarik