Mewah tapi Liar: Saat Jetour T2 Aviation Silver Berubah Jadi Senja di Ibiza dalam 48 Jam!

Mewah tapi Liar: Saat Jetour T2 Aviation Silver Berubah Jadi Senja di Ibiza dalam 48 Jam!

Otomotif | sindonews | Rabu, 4 Februari 2026 - 19:24
share

Jetour T2 bertransformasi total dari unit standar pabrikan menjadi SUV bergaya urban tangguh hanya dalam waktu maksimal 48 jam. Ini jadi pembuktian kontradiktif antara durasi pengerjaan yang singkat dengan kualitas modifikasi yang tetap mengacu pada standar global. Aksi modifikasi langsung (live modification) bertajuk "Hub Challenge: From Stock to Styled" ini digelar di IMX Hub, Jalan Naripan No. 30, Bandung, sejak Sabtu, 31 Januari 2026, guna mendobrak stigma bahwa modifikasi berkualitas tinggi selalu butuh waktu berbulan-bulan.

Dalam industri otomotif, terdapat tarik-ulur abadi antara desain orisinal pabrikan yang aman dan hasrat personalisasi yang liar. Proyek ini mencoba menjembatani keduanya melalui kolaborasi National Modificator & Aftermarket Association (NMAA) dan Ikatan Motor Indonesia (IMI). Jetour T2 yang sejatinya hadir dengan warna Aviation Silver yang elegan, "dipaksa" berganti kulit secara drastis menggunakan wrapping sticker warna Ibiza Sunset dari Fanchi.

Proses modifikasi mobil yang diburu waktu, karena dilakukan live selama 48 jam. Foto: NMAA

Pilihan warna ini kontras dengan karakter aslinya, namun diklaim memiliki paint like finish yang justru lebih adaptif terhadap iklim tropis Indonesia.

Secara teknis, modifikasi ini tidak hanya menyentuh aspek visual "kulit luar". Faktanya, konsumen SUV saat ini tidak hanya mencari kenyamanan, tetapi juga karakter intimidatif. Logika ini diwujudkan dengan penggantian velg standar menjadi Rotiform TUF-R berukuran 18x8,5 inci dari Arvia Group. Velg bergaya stylish ini dipadukan dengan ban bertapak kasar Kanati Trail Hog A/T-4 ukuran LT275/65R18, menciptakan kontradiksi visual yang menarik: bodi klimis dengan "sepatu" yang siap melibas lumpur.

Kondisi Jetour T2 standar sebelum dimodifikasi. Foto: NMAAKetajaman estetika semakin dipertegas dengan pemasangan satu set Dark Warrior Body Kit. Komponen ini dirancang khusus untuk Jetour T2 agar terlihat lebih padat dan agresif tanpa merusak aerodinamika bawaan. "Melalui IMX Hub, kami ingin menciptakan ekosistem di mana industri aftermarket dan Agen Pemegang Merek (APM) bisa bersinergi secara kreatif," ujar Founder NMAA, Andre Mulyadi.Edukasi di Balik Meja Kopi
Proses pemasanganwrapping sticker warna Ibiza Sunset dari Fanchi di Jetour T2. Foto: NMAA

IMX Hub mencoba menawarkan konsep yang berlawanan dengan bengkel tradisional yang cenderung tertutup dan kotor. Di sini, publik bisa menikmati kopi berkualitas dengan harga terjangkau sambil menyaksikan proses bongkar-pasang komponen berstandar dunia. Bahkan, ada keterlibatan unsur amatir yang dipandu oleh profesional; Radea dari Kopo dan Clifford dari Subang terpilih menjadi kru dadakan untuk merasakan langsung tekanan pengerjaan di bawah 48 jam.

Kesuksesan proyek ini menyelesaikan tantangan tepat waktu membuktikan bahwa koordinasi antara coach builder NMAA dan berbagai merek global seperti Rotiform serta Kanati dapat memangkas inefisiensi pengerjaan. Namun, tantangan sesungguhnya bagi industri modifikasi Indonesia bukan hanya soal adu cepat, melainkan bagaimana mempertahankan standar keamanan kendaraan setelah mengalami perubahan drastis pada sektor kaki-kaki dan bodi.

Melalui ruang Seasonal di IMX Hub yang buka setiap hari pukul 10.00-22.00, kolaborasi ini menegaskan bahwa mobil standar (stock) bukanlah titik akhir, melainkan kanvas kosong bagi industri kreatif otomotif. Dengan integrasi gaya hidup, kopi, dan modifikasi, NMAA sedang mencoba meyakinkan para pemegang merek bahwa modifikasi yang tepat justru akan menaikkan nilai jual dan daya tarik produk di mata konsumen muda yang haus akan eksklusivitas.

Topik Menarik