Sempat Alami Selip Kopling, Julian Johan Berjuang Taklukkan Rally Dakar 2026
JAKARTA, iNews.id - Pereli Indonesia Julian Johan (Jeje) kini tengah berjuang membawa bendera merah putih di balapan paling ekstrem Rally Dakar 2026, pada 3-17 Januari. Total jarak tempuh yang dilalui mencapai 8.000 km, melintas panasnya gurun pasir dan medan berbatu di Arab Saudi.
Tampil perdana di Rally Dakar, Julian Johan tidak memasang target muluk-muluk, bagaimana kendaraannya bisa finis hingga lomba berakhir. Walau mengalami kendala di stage keempat, dia masih bisa melanjutkan balapan di stage kelima.
"Kita mengalami kendala sejak race pertama (stage keempat) kopling kita selip. Mau tidak mau kita harus ngamanin kopling dengan berusaha berjalan lebih perlahan, jangan sampai akhirnya enggak finis. Alhamdulillah di stage keempat bisa finis. Di Stage kelima kita jalan hati-hati agar kendaraan bisa sampai garis finis, mohon doanya," ujar Julian Johan di Instagram Story.
Rally Dakar menjadi tolok ukur tertinggi bagi teknologi, ketahanan mesin, dan konsistensi performa. Sebab itu, Motul mendukung perjuangan Julian Johan.
Managing Director PT Motul Indonesia Energy, Welmart Purba mengatakan, selama bertahun-tahun, pihaknya telah terlibat langsung sebagai technical partner bagi berbagai tim reli, sebelum kemudian berkembang menjadi major partner Dakar sejak setidaknya 2018. Di Dakar, produk diuji di kondisi paling ekstrem panas gurun, pasir halus, dan lintasan berbatu yang menguras mesin serta fisik pembalap.
“Dakar adalah panggung pembuktian tertinggi. Semua klaim performa diuji secara nyata di sana, bukan di laboratorium,” ujar Welmart Purba.
Di Rally Dakar, pabrikan asal Prancis itu menyiapkan Motul 300V Motorsport dan Factory Line, yang digunakan tim balap di berbagai kategori. Di mana model pelumas ini dirancang untuk menjaga stabilitas performa mesin dalam kondisi ekstrem, memberikan perlindungan, serta menjaga efisiensi mesin selama etape panjang.
"Terdapat Racing Technical Team di setiap service centre Dakar. Tim ini memberikan dukungan teknis langsung, termasuk analisis oli harian untuk para peserta, sebuah peran krusial dalam menjaga keandalan mesin sepanjang reli," kata Welmart.
Adapun dalam ajang ini, Julian Johan turun di kelas mobil klasik menggunakan Toyota Land Cruiser 100 DKR. Ini adalah mobil Tim Toyota Jepang yang menjadi juara Rally Dakar di era 2000-an.
Di Rally Dakar 2026, Jeje ditemani Co-Driver asal Prancis, Mathieu Monplaisi. Di mana dia juga secara teknis memahami soal kendaraan sehingga jika ada masalah di lintasan dapat menangani.



