Awalnya Menentang, Begini Tanggapan Rocky Gerung Tentang Prabowo Jadi Pembantu Jokowi

Awalnya Menentang, Begini Tanggapan Rocky Gerung Tentang Prabowo Jadi Pembantu Jokowi

Otomotif | BuddyKu | Selasa, 3 Oktober 2023 - 08:07
share

FAJAR.CO.ID, JAKARTA Meskipun menjadi lawan politik Presiden Jokowi pada dua kontestasi Pilpres, sikap Prabowo mendapatkan pujian usai memilih bergabung pada kabinet Jokowi.

Meskipun awalnya keputusan tersebut kurang diterima di kalangan pendukung, namun perlahan Prabowo memperlihatkan kinerjanya.

Pengamat Politik Rocky Gerung mengaku sempat mengkritik keputusan Menteri Pertahanan (Menhan) itu.

Dikutip fajar.co.id dari unggahan akun Instagram @wahaye.prabowo, Rocky sempat mempertanyakan keputusan Prabowo gabung ke pemerintahan Jokowi.

Suatu hari saya tanya kepada dia, kenapa akhirnya anda bergabung, ketika saya kritik. Kan saya pernah bilang usir pak Prabowo dari kabinet. Itu hak cebong, bukan kadrun, ujar Rocky pada unggahan itu dilansir pada Selasa (3/10/2023).

Jawaban yang sulit ditebak dan sangat bijaksana diterima Rocky Gerung dari Prabowo.

Kala itu, diceritakan Rocky Gerung, Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan jika memilih tetap berada di luar pemerintahan, maka dia tidak akan mampu berbuat apa-apa untuk negara.

Prabowo bilang, iya memang itu tetapi bangsa ini mesti diurus bersama. Karena itu beliau katakan, kalau saya di luar saya gak bisa bikin apa-apa, kenang Rocky menirukan omongan Prabowo.

Sehingga dengan menerima ajakan Jokowi untuk masuk pada jajaran kabinet, maka Prabowo bisa merencanakan sesuatu untuk bangsa.

Walaupun dia mengetahui, hal itu akan sulit diterima para pendukung yang telah mati-matian mensupport untuk mengalahkan Jokowi pada Pilpres 2019.

Kalau di dalam, saya masih bisa merencanakan sesuatu, kata Rocky mengikuti gaya bicara Prabowo.

Walaupun dia ambil resiko untuk dicaci-maki. Itu fair, saya anggap dia prajurit yang tahu etika, sambung dia.

Lebih lanjut kata dia, cara Prabowo membantu Jokowi di barisan kabinet bukan sekedar cari muka.

Namun, betul-betul memberikan pengabdian kepada rakyat dan menunjukkan sikap seorang pemimpin sejati.

Dia bilang saya akan bantu Jokowi, fair dia katakan bukan kasat-kusut cari (muka). Dia mau bantu. Itu adalah keputusan dari seorang leader dan itu yang kita hormati, katanya.

Meskipun bergabung dengan kabinet Jokowi, Prabowo dituturkan Rocky Gerung tetap memilih untuk berdiri pada sisi oposisi.

Walaupun akhirnya (Prabowo) bilang iya saya tetap beroposisi, kuncinya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akhirnya mengungkap alasan bergabung dalam Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Jokowi.

Prabowo mengatakan keinginan untuk rekonsiliasi nasional untuk bangsa Indonesia. Dia menyebut, tidak ingin terjadi perpecahan antar bangsa Indonesia.

Prabowo mengatakan, keputusan itu diambil demi terciptanya kerukunan dan persatuan nasional usai bertarung dalam Pilpres 2019.

Sebelum mengambil keputusan besar itu, Prabowo mengaku telah terlebih dulu berkomunikasi dengan kader Partai Gerindra.

Komunikasi dilakukan Prabowo, terutama dengan tokoh aktif dan pimpinan Partai Gerindra di daerah.

Menurut Prabowo, di tengah hiruk-pikuk persaingan politik, tidak semestinya memposisikan lawan politik sebagai musuh.

Langkah itu menurut Prabowo, belajar dari sejarah masa lalu Indonesia yang mudah terpecah akibat politik adu domba oleh pihak luar.

Kenapa saya bergabung dengan Pak Jokowi? Karena dari dulu saya memahami sejarah bangsa Indonesia. Dari dulu kita selalu diadu domba, kata Prabowo Subianto dalam pernyataannya, Sabtu (30/9/2023).

Kemudian, pada saat Pemilu 2019, Prabowo yang harus tegar menerima kemenangan Jokowi itu pun menyadari bahwa tujuan mereka memiliki kesamaan, yakni demi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Prabowo tergerak untuk tidak mengulang sejarah di masa lalu ketika sesama masyarakat Indonesia justru terpecah oleh pihak lain. (Muhsin/fajar)

Topik Menarik