Strategi Propaganda PKI, Jadikan Malang Raya Lumbung Suara di Awal Masa Kemerdekaan

Strategi Propaganda PKI, Jadikan Malang Raya Lumbung Suara di Awal Masa Kemerdekaan

Otomotif | BuddyKu | Sabtu, 30 September 2023 - 08:39
share

MALANG, iNews.id - Wilayah Malang dan sekitarnya sempat menjadi lumbung suara Partai Komunis Indonesia (PKI) pada awal masa kemerdekaan. Strategi propaganda untuk menarik rakyat memilih partai ini dengan membuat acara-acara menarik perhatian masyarakat serta menggelar hiburan dan parade.

Sejarawan Malang Faishal Hilmy mengatakan, setiap agenda rapat akbar di beberapa daerah biasanya juga dirangkaikan dengan acara hiburan. PKI tahu betul bagaimana menjaring potensi massa dari kalangan masyarakat bawah, apalagi kalangan ini masih belum melek huruf.

Di setiap acara ada hiburan-hiburan, karnaval-karnaval agar menarik orang mencoblos partai ini karena banyak pemilih masih buta huruf, ujar Faishal, Sabtu (30/9/2023).

Dia menambahkan, kala itu memang masyarakat masih awam dengan huruf pada umumnya. Justru masyarakat lebih familiar atau populer dengan huruf pegon. Maka untuk menjaring potensi pemilih di kalangan masyarakat bawah, PKI tak segan-segan membaur dengan rapat-rapat Akbar yang meriah.

Selain itu mereka juga kerap menyebarkan brosur-brosur dengan menonjolkan logo partainya. Hal ini pula yang disebut Faishal dilakukan di Malang dan sekitarnya.

Mereka juga sangat aktif dalam menyebarkan selembaran-selembaran. Setiap selembaran selalu menonjolkan logo partai yang lebih besar daripada narasinya, termasuk membuat karnaval-karnaval.

Setiap karnaval PKI yang ditonjolkan simbol-simbol palu arit karena masyarakat kita umumnya masih buta huruf latin, jadi orang yang tahu logonya ini familiar dilihat mata ya pasti akan dicoblos, katanya.

Sementara untuk masyarakat menengah ke atas, PKI disebut dosen Binus University PKI mempunyai cara lain untuk menyebarkan ideologi dan menjaring pemilihnya. Mereka mempunyai tim riset yang melaksanakan penelitian - penelitian ilmiah berbasis kondisi sosial masyarakat.

Nantinya dipublikasikan di Harian Rakyat dan nanti mereka akan memberikan solusi saat partai memimpin kendali pemerintahan atau melalui parlemen. Nanti apa yang kira-kira bisa diperbaiki, misalkan ada kesenjangan gaji buruh pria dan perempuan, ucapnya.

Termasuk bila ada kesenjangan di sosial masyarakat, PKI juga mengulasnya lebih detail dari sisi keilmuan. Dari hasil kajian itu, sekali lagi PKI mempublikasikannya ke media cetak yang terafiliasi dengan partai politik tersebut.

Misalnya ada persoalan distribusi pupuk yang tidak merata, itu jadi bahan kajian mereka yang dituangkan hasil risetnya ke koran yang terafiliasi dengan mereka, ujarnya.

Menariknya dikatakan Faishal, Jawa Timur termasuk Malang Raya menjadi basis suara besar bagi PKI. Karena para pemimpin partai politik yang kerap turun langsung ke daerah-daerah. Bahkan intensitas turunnya para pemimpin partai dengan mengagendakan rapat akbar ini kian masif ketika menjelang pemilihan.

Jadi pimpinan partai turun langsung. Aidit ke Lumajang, Lukman (MH Lukman, Wakil Ketua PKI) ke Surabaya dan lain-lain, memberikan rapat akbar di Lumajang, Lukman ke Surabaya dan sebagainya, ucapnya.

Topik Menarik