Produksi Motor Yamaha Kembali Normal, Pasokan Chip Semikonduktor Membaik
JAKARTA Produksi motor Yamaha mulai membaik, usai masalah ketersediaan chip semikonduktor yang melanda sejak masa pandemi Covid-19.
Meski suplainya semakin membaik, meski masih ada keterbatasan yang membuat produsen di industri otomotif sempat kewalahan.
Kita mau menyampaikan gambaran bahwa sudah hampir sejak pandemi ini terjadi. Masalah micro chip (semikonduktor) ini terjadi bertubi-tubi di dunia otomotif khususnya, bukan hanya di Yamaha, seperti di mobil, kata President Director & CEO PT Yamaha Indonesia Motor Mfg. (YIMM), Dyonisius Beti, kepada wartawan di Cakung, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.
Bahkan, di Jepang ada mobil yang harus setop produksi, di eropa dan seterusnya. Masalah micro chip itu semua tahu karena pada masa pandemi kebutuhan terhadap komputer dan games sangat tinggi. Permintaan sangat tinggi jadi otomotif itu kurang supply, sambungnya.
Untuk saat ini, pasokan komponen chip semikonduktor mulai pulih dan bisa meningkatkan aktivitas produksi. Bahkan, Dyon mengatakan peningkatannya bisa mencapai hingga 50 persen dibandingkan kuartal kedua tahun ini.
Berita baiknya ingin saya sampaikan bahwa September ini kita mulai bisa recovery. Kalau dibandingkan rata-rata di kuartal 2, kita naik 50 persen. Bahkan kuartal 4 bisa naik lebih baik lagi dari pada September dan bisa memenuhi permintaan, ujar Dyon.
Daftar Motor Listrik Subsidi Paling Murah, Harga Mulai Rp5 Jutaan!
Mengingat aktivitas produksi yang kembali normal, Dyon memastikan Yamaha akan terlebih dahulu memenuhi permintaan pasar domestik. Meski ada permintaan yang cukup besar dari pasar global untuk ekspor beberapa model motor Yamaha.
Memang di pasar masih kurang, namun kita akan mulai supply mengikuti permintaan. Saya lebih memprioritaskan yang ada di domestik. Permintaan global sangat tinggi baik di Eropa, Jepang, dan negara-negara Asia, itu masalahnya, ucapnya.
Untuk masa inden, Dyon memastikan untuk beberapa model sudah bisa didapatkan secara langsung tanpa perlu menunggu lama.
Tentu kita akan memenuhi supply domestik lebih dahulu. Jadi saya mau mengajak konsumen tidak usah menunggu terlalu lama. Kalau ada diler atau sales yang nakal, laporkan saja ke Yamaha. Kami akan cepat ambil keputusan, tegasnya.


