Produsen Bir Multi Bintang Indonesia Ingin Capai Emisi Karbon Nol Bersih Di 2040

Produsen Bir Multi Bintang Indonesia Ingin Capai Emisi Karbon Nol Bersih Di 2040

Otomotif | BuddyKu | Senin, 29 Mei 2023 - 17:48
share

AKURAT.CO PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI), bagian dari the HEINEKEN Company mencatatkan kenaikan tipis emisi karbon sebesar 2,9% sepanjang 2022 lalu, dari 16.742 ton CO2 menjadi 17.236 ton CO2.

Emisi tersbeut berasal dari emisi GRC cakupan 1 (dari fasilitas perusahaan dan kendaraan perusahaan baik diesel, bahan bakar, gas alam) dan emisi GRC cakupan 2 (dari konsumsi listrik). Hal tersebut disampaikan lewatLaporan Keberlanjutan 2022.

Head of Corporate Affairs untuk Multi Bintang Indonesia Dayna Adelman mengatakan perseroan berambisi untuk mencapai 100% energi terbarukan dalam produksi pada tahun 2025, yang juga merupakan bagian dari ambisi perusahaan untuk mencapai net-zero carbon emissions pada tahun 2040 di seluruh rantai pasoknya.

"Multi Bintang Indonesia melihat pilar lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) sebagai bagian fundamental dari bisnis dan operasional kami. Kami bangga atas kemajuan dalam mencapai operasional yang lebih berkelanjutan, namun kami menyadari bahwa jalan kami masih panjang. Kami berambisi untuk terus meningkatkan upaya kami untuk menciptakan dampak yang lebih positif bagi masyarakat dan lingkungan, ujar Dayna Senin (29/5/2023).

Ditambahkan, sepanjang tahun 2022 perusahaan melakukan berbagai inisiatif di tiga pilar keberlanjutan (lingkungan, sosial dan tata kelola). Pada pilar keberlanjutan lingkungan, perusahaan telah mencapai 67% dampak air yang positif, yang artinya Multi Bintang Indonesia senantiasa memastikan bahwa air yang digunakan selama proses produksi akan kembali ke alam dan masyarakat melalui program konservasi.

Perusahaan juga menggunakan lebih dari 32% energi terbarukan dari berbagai sumber, yakni dari biomassa, biogas, dan termal. Penggunaan energi terbarukan dalam proses produksi telah sukses mengurangi emisi CO2 sebanyak 17%.

Multi Bintang Indonesia juga menargetkan Zero Waste to Landfill di seluruh operasinya karena 98% limbah produksi telah didaur ulang. Angka tersebut menjadi signifikan karena bisa melestarikan sumber daya dan mengurangi emisi gas rumah kaca yang dihasilkan selama melakukan proses produksi.

Lalu juga berkolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan keberlanjutan - mulai dari pemerintah hingga komunitas bank sampah di Mojokerto - untuk menjalankan inisiatif keberlanjutan, salah satunya fasilitas biomassa kedua di Tangerang yang menggandengBECIS.

"Dengan memanfaatkan sekam padi sebagai sumber utama biomassa, fasilitas biomassa di Tangerang akan meningkatkan penggunaan energi terbarukan dalam produksi hingga 64% pada tahun 2023. Sejak tahun 2017, kedua belah pihak telah berkolaborasi mengoperasikan fasilitas biomassa di Mojokerto dan Tangerang," tambah Dayna.

Lalu perusahaan juga mengimplementasikan sistem penggunaan kembali atau reuse pada kemasan produk guna mengurangi limbah yang berakhir di pembuangan akhir dan meningkatkan jumlah botol bekas. Multi Bintang Indonesia, yang berkolaborasi dengan para mitra, dapat mengembalikan dan menggunakan kembali 75% botol kaca, keg, dan krat.

Selanjutnya, dalampilar keberlanjutan sosial, perusahaan berfokus dalam menjalankan berbagai inisiatif untuk meningkatkan kesejahteraan dan inklusivitas karyawan, komunitas, dan masyarakat. Contohnya, perusahaan menyediakan berbagai kesempatan untuk karyawan mengembangkan kemampuannya, mempromosikan kesetaraan gender di tempat kerja dan masyarakat, serta berkontribusi terhadap upaya penanggulangan bencana. Inisiatif-inisiatif tersebut sejalan dengan jalan perusahaan menuju perusahaan dan dunia yang inklusif, adil dan setara.

Literasi Alkohol Multi Bintang Indonesia

Kemudian, dalampilar menuju moderasi dan penggunaan alkohol yang tidak berbahaya, Multi Bintang Indonesia terus menyebarkan pesan konsumsi yang bertanggung jawab pada masyarakat. Tujuannya yaitu meningkatkan literasi alkohol dan menyoroti penggunaan berbahaya dari alkohol. Perusahaan mengalokasikan 13% dari anggaran pembelian ruang iklan untuk menyebarkan pesan konsumsi bertanggung jawab. Angka tersebut melebihi target dari HEINEKEN sebesar 10%. Langkah tersebut menggambarkan ambisi perusahaan untuk meningkatkan dampak positif dari inisiatif-inisiatif konsumsi bertanggung jawab pada masyarakat.

"Multi Bintang Indonesia menggunakan kerangka 4R saat mengevaluasi opsi penyediaan energi terbarukan: Reduce, Replace, Remove, dan Report. Kerangka tersebut diperlukan untuk memastikan bahwa perusahaan dapat mengurangi konsumsi energi, mengganti sumber energi tradisional dengan energi terbarukan, menghilangkan emisi dari operasi, dan melaporkan kemajuan kepada pemangku kepentingan," pungkas Dayna.

Topik Menarik