8 Penyebab Mesin Motor Ngebul, Begini Cara Mengatasinya
JAKARTA, celebrities.id - Penyebab mesin motor ngebul menjadi salah satu informasi menarik, terutama bagi pengguna kendaraan pribadi dalam melakukan perawatan secara berkala.
Munculnya asap putih ngebul pada motor dapat menunjukkan kondisi motor yang kurang baik. Hal tersebut bisa juga dikarenakan oli mesin yang ikut terbakar di dalam ruang bakar mesin sehingga keluar asap putih. Oleh karena itu, lakukan ganti oli secara rutin untuk mencegah mesin motor berdampak lebih parah.
Dilansir dari berbagai sumber pada Sabtu (25/2/2023), celebrities.id telah merangkum penyebab mesin motor ngebul sebagai berikut.
Penyebab Mesin Motor Ngebul
Inilah beberapa penyebab mesin motor ngebul yang dapat kamu simak, seperti dikutip dari laman Suzuki Motor.
1. Bos Klep Longgar
Bos klep berfungsi sebagai jalur bergeraknya batang klep, jika bos klep sudah aus atau longgar di bagian head cylinder maka oli mesin pun dapat masuk atau rembes ke ruang bakar dan ikut terbakar.
2. Ruang Pembakaran Bermasalah
Jika motor sudah berusia tua, ruang pembakarannya menjadi lapuk atau ada minyak masuk. Motor ngebul akan bertambah parah apabila kendaraan jarang mendapatkan perawatan dan tidak menggunakan jenis bahan bakar yang tepat. Alternatif untuk menyelesaikan permasalahan ruang pembakaran yang sudah lapuk tersebut adalah dengan membersihkan keraknya.
3. Pemasangan Ring Piston Kurang Tepat
Kondisi ini membuat oli yang berada di crankshaft (bawah piston) berhasil menyusup ke bagian atas piston. Dengan kata lain, kita tidak boleh memasangnya sembarangan. Untuk menghindari kesalahan pemasangan, silahkan serahkan kepada mekanik yang ahli di bidangnya.
4. Block Cylinder yang Baret
Block cylinder baret berakibat pada volume oli mesin yang minim atau berlebihan. Minimnya oli mesin pada blok cylinder sangat berpengaruh karena gesekan piston yang bergerak naik dan turun. Block cylinder pun akan semakin tinggi sehingga menimbulkan sumber panas berlebih yang akan mengakibatkan baret pada blok cylinder.
Jika komponen satu ini terbaret maka kebocoran oli ke ruang bakar akan terjadi. Apabila dibiarkan terus-menerus akan membuat oli berkurang sehingga cukup berbahaya untuk usia mesin.
5. Tune Up Mesin Berlebihan
Tune up mesin yang berlebihan juga akan menjadi penyebab motor ngebul. Hal ini dikarenakan pengaturan yang dilakukan tidak sesuai dengan mesin, sehingga memperberat kinerjanya. Upaya meningkatkan performa motor dengan cara tune up harus tetap memperhatikan kapasitas mesin.
6. Pengaruh Kualitas Oli Mesin
Kualitas oli mesin juga berpengaruh dalam mesin motor. Untuk hal ini kamu bisa memilih oli mesin yang sesuai dengan tipe motor kamu, oli mesin yang terbaik adalah yang memiliki tingkat keenceran yang sesuai dengan jenis motor.
Apabila terlalu encer oli tidak akan melumasi secara optimal dan ketahanan mesin semakin lama akan menurun, jadi jenis oli ini kurang efektif atau maksimal dalam melumasi komponen pada mesin.
7. Seal Katup Mengalami Kebocoran
Seal katup adalah bagian mesin motor yang berfungsi sebagai jalan keluar masuknya udara ke ruang pembakaran. Fungsi dari seal katup tersebut tidak akan bisa berjalan secara maksimal apabila komponen ini mengalami pengerasan, sehingga mengakibatkan kebocoran.
Dampak dari kebocoran seal katup tersebut tak lain adalah masuknya oli ke dalam manifold. Kebocoran seal katup dapat terjadi karena pemakaian motor yang sudah dalam jangka waktu lama. Motor yang sudah lama digunakan lambat laun seal katupnya akan mengalami pengurangan kerapatan.
8. Pengaruh dari Knalpot
Jenis knalpot juga menjadi penyebab yang dapat menyebabkan motor ngebul saat mesin panas. Terdapat jenis knalpot yang dilengkapi dengan sistem penyemprotan oli ke dalam spare part tersebut. Hal tersebut menyebabkan terjadinya pembakaran, sehingga gas hasil emisi dalam suhu tinggi.
Kepulan asap motor yang disebabkan oleh pengaruh knalpot tersebut umumnya berwarna putih pekat. Pengaruh dari sistem penyemprotan oli ke dalam knalpot tersebut sebenarnya bisa diatasi dengan mudah, apabila pasokan cairan pelumas tersebut sesuai dengan kapasitas mesin.
Cara Mengatasinya
a. Rutin Membersihkan Ruang Pembakaran
Membersihkan ruang pembakaran, tepatnya pada keraknya. Jika telah bersih, pastikan untuk mengisi bahan bakar sesuai dengan karakteristik mesin motor supaya tidak mengeluarkan asap.
b. Mengganti Oli Secara Berkala
Cara selanjutnya adalah dengan mengganti oli secara berkala. Oli adalah hal utama yang penting dalam berbagai kendaraan. Oli akan menjaga mesin dari gesekan agar tidak terlalu berdampak buruk pada mesin. Apabila tak diganti secara berkala, oli akan berperan buruk pada mesin.
c. Jangan Tune Up Mesin Berlebihan
Tune up pada sepeda motor memang cukup diperlukan. Namun, jika tune up berlebihan akan menyebabkan sepeda motor menjadi berasap putih karena pengaturan tidak sesuai dengan mesin, sehingga membuat pembakaran di dalam mesin terganggu dan cepat panas.


