Loading...
Loading…
Konversi LPG 3 Kg ke Kompor Listrik Batal, PLN: Masyarakat Belum Siap

Konversi LPG 3 Kg ke Kompor Listrik Batal, PLN: Masyarakat Belum Siap

Powered by BuddyKu
Otomotif | Pedoman Media | Rabu, 28 September 2022 - 08:37

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Program kompor listrik induksi yang digagas PLN batal direalisasikan. PLN beralasan masyarakat belum siap dengan program ini.

PT PLN (Persero) mengonfirmasi, masyarakat sedang dalam pemulihan ekonomi pascapandemi. Konversi dari LPG ke kompor industri dinilai bisa menganggu fase pemulihan.

"PLN memutuskan program pengalihan ke kompor listrik dibatalkan. PLN hadir untuk memberikan kenyamanan di tengah masyarakat melalui penyediaan listrik yang andal," ujar Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, dalam keterangan tertulis, Selasa (27/9/2022).

Menurut Darmawan, keputuaan itu diambil setelah melihat kondisi di masyarakat. Hal yang sama juga telah disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

Ia menyebut, konversi ke kompor induksi belum bisa dilakukan tahun ini. Masih banyak hal yang harus dikaji untuk sampai ke sana.

"Setelah melihat langsung kondisi di lapangan terkait konversi kompor LPG 3 kg menjadi kompor listrik induksi, dapat saya sampaikan bahwa pemerintah belum memutuskan terkait program konversi kompor LG 3 kg menjadi kompor listrik induksi," kata Airlangga dalam konferensi pers virtual, Jumat (23/9/2022).

Ia pun menyampaikan program tersebut tidak akan diberlakukan tahun 2022.

"Namun dapat dipastikan bahwa program ini tidak akan diberlakukan di tahun 2022," tutur Airlangga, seperti dikutip dari detikfinance (23/9) lalu.

Kembali ke PLN. PLN menetapkan tarif listrik tidak naik. Penetapan tarif listrik ini telah diputuskan Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

"Tidak ada kenaikan tarif listrik. Ini untuk menjaga peningkatan daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas ekonomi," ucap Darmawan.

Selain soal kompor listrik yang dibatalkan dan tarif listrik tidak naik, PLN juga memastikan tidak ada penghapusan golongan pelanggan dengan daya 450 Volt Ampere (VA). Daya listrik 450 VA juga tidak akan dialihkan menjadi 900 VA sehingga tarifnya tetap sama untuk masing-masing golongan.

"Keputusan Pemerintah sudah sangat jelas. Tidak ada perubahan daya dari 450 VA ke 900 VA dan PLN siap menjalankan keputusan tersebut. PLN tidak pernah melakukan pembahasan formal apapun atau merencanakan pengalihan daya listrik 450 VA ke 900 VA. Hal ini juga tidak ada kaitannya dengan program kompor listrik," tegas Darmawan.

PLN terus berkomitmen menjaga pasokan listrik yang andal, serta mendukung pemerintah untuk melakukan pemulihan ekonomi nasional, menjaga daya beli dan produktivitas masyarakat.

Selama periode 2016-2021, Negara hadir bagi masyarakat dengan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PLN untuk membangun infrastruktur kelistrikan sebesar Rp 40 triliun, khususnya di kawasan 3T (Terdepan, Terluar dan Tertinggal).

Selain itu, juga disalurkan stimulus sebesar Rp 24,3 triliun untuk masyarakat dalam upaya mengurangi beban ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Selama 2017-2021, juga diberikan subsidi sebesar Rp 243 triliun dan kompensasi sebesar Rp 94 triliun agar masyarakat tetap memperoleh listrik dengan tarif terjangkau dalam rangka menjaga produktivitas dan pertumbuhan ekonomi.

Original Source

Topik Menarik

{